Gerindra Ads

BPJS Kesehatan Tangerang Rp317 Miliar Bayar Hutang Klaim Rumah Sakit

0 277

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – BPJS Kesehatan Kantor Cabang (KC) Tangerang menggelontorkan Rp 317.234.994.336 untuk membayar hutang klaim jatuh tempo BPJS Kesehatan kepada rumah sakit yang ada di Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.

Elfanetti, Kepala BPJS Kesehatan KC Tangerang mengatakan, terdapat juga 198 FKTP dan 51 FKRTL yang telah dibayarkan dana kapitasi dan tagihan klaimnya oleh BPJS Kesehatan setempat.

“BPJS pusat menggelontorkan Rp11 triliun. Di luar itu, BPJS Kesehatan juga melakukan pembayaran Rp 1,1 triliun dalam bentuk dana kapitasi kepada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP),” terang Elfanetti kepada wartawan, Selasa (16/4/2019).

Ia menjelaskan, hingga hari ini, tagihan klaim rumah sakit yang lolos verifikasi dan sudah jatuh tempo, bakal dibayar BPJS Kesehatan dengan mekanisme first in first out.

“Urutan pembayaran disesuaikan catatan kami. Rumah sakit yang lebih dulu mengajukan berkas lengkap, transaksi akan diproses terlebih dulu. Upaya ini dapat terwujud karena ada dukungan penuh dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan,” ucap Elfanetti.

Menurut Elfanetti, setiap tanggal 15a adalah tanggal pembayaran kapitasi untuk FKTP. Oleh karena itu, kemungkinan pembayaran non kapitasi dan tagihan rumah sakit dibayarkan BPJS Kesehatan pada hari berikutnya. Hal ini merupakan mekanisme pembayaran rutin dilakukan setiap bulan oleh BPJS Kesehatan.

“Mitra perbankan kami menjalankan transaksi untuk pembayaran kapitasi ini dulu. Namun, kami pastikan kewajiban pembayaran ke fasilitas kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dapat dilakukan paling lambat hari ini,” tegasnya.

Elfanetti mengatakan, dengan dibayarnya hutang klaim jatuh tempo, diharapkan pihak fasilitas kesehatan bisa melakukan kewajibannya sesuai dengan yang tertuang dalam regulasi. Ia juga berharap, rumah sakit dapat kian optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para pasien JKN-KIS.

“Kami selalu berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan yang melayani JKN-KIS untuk memberikan pelayanan terbaik tanpa diskriminasi. Dengan demikian diharapkan masyarakat semakin yakin program ini akan terus berlangsung, rumah sakit menjadi lebih tenang dan tenaga kesehatan merasa nyaman,” harapnya.

Elfanetti juga menginformasikan, Program JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan selain memberikan jaminan kesehatan yang berkualitas, juga berkontribusi terhadap pertumbuhan industri kesehatan dan penciptaan lapangan kerja.

Ia menambahkan, jika ada kekurangan, hendaknya bisa diperbaiki bersama-sama. Sebab, jangan sampai ada diskriminasi pelayanan yang bersifat kasuistis, digeneralisir, sementara sangat banyak peserta JKN-KIS yang terlayani dengan baik.

“InsyaAllah pemerintah akan terus menjaga sustainabilitas Program JKN-KIS dan pelayanan kepada masyarakat terus diperbaiki. Kami berterima kasih kepada penyedia layanan sekaligus mohon maaf serta apresiasi kerja sama, pengertian dan kesabarannya selama ini,” tutup Elfanetti. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...