BOGOR,PenaMerdeka – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor segera merealisasikan proyek pembangunan sumur resapan di Kelurahan Cibuluh, Bogor Utara, Kota Bogor. Proyek yang tertunda selama setahun bakal dimulai tahun ini.
Bima Arya Sugiarto, Walikota Bogor mengatakan, dibangunya kolam retensi ini terkait kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dalam menanggulangi bencana banjir di kawasan hulu sungai Ciliwung, kemarin.
“Saat ini proyek tersebut sedang berjalan dan sudah masuk kepada tahap proses lelang. Mudah-mudahan, bulan depan sudah langsung bisa dibangun,” terang Bima, Jum’at (3/5/2019).
Bima menyatakan, anggaran untuk pembuatan kolam retensi atau sumur resapan ini diperkirakan menghabiskan anggaran Rp10 miliar lebih.
“Kesepakatan Pemkot Bogor dengan Pemrov DKI membuat kolam retensi sudah berjalan sejak tahun 2018. Namun pengerjaannya gagal dilakukan setelah Pemprov DKI menunda proses pencairan dana hibah,” ungkapnya.
Kata Bima menjelaskan, selain pembuatan kolam retensi, pihaknya juga saat ini tengah mengajukan dana bantuan untuk merevitalisasi danau atau situ yang ada di Kota Bogor.
Revitalisasi situ atau danau merupakan salah satu upaya juga dalam menanggulangi banjir. Dengan kondisi situ baik tentunya bisa menahan lebih banyak air yang masuk ke aliran sungai.
“Intinya kita terus berupaya sedang mengajukan untuk revitalisasi situ. Kita ajukan juga yang sedang diproses untuk disetujui oleh Jakarta. Kalau disetujui, revitalisasi situ baru dapat dilaksanakan tahun depan,” imbuh Bima. (ew)







