Kata UAS dan UAH soal Mimpi Basah di Siang Hari saat Puasa

0 379

PenaMerdeka – Bagi umat Muslim, pada hari ini, Senin (6/5/2019) tengah menjalani ibadah puasa di Bulan Suci Ramadhan. Pertanyaan pun banyak bermunculan, salah satunya persoalan mimpi basah di siang hari.

Melansir dari berbagai sumber, Ustadz Abdul Somad (UAS) dan Ustadz Adi Hidayat (UAH) menanggapi persoalan tersebut.

Selama menjalani ibadah berpuasa di Bulan Suci Ramadhan, umat Muslim memang menjaga diri dari hal yang dapat membatalkan ibadahnya. Beberapa hal yang bisa membatalkan puasa.

Menurut di kitab suci Al-Quran, hal yang membuat seorang muslim batal saat puasa di antaranya makan, minum, atau memasukkan benda engaja ke lubang yang berhubungan dengan lambung dan melakukan hubungan seksual.

Selain itu, puasa seorang muslim bisa batal bila melakukan pengobatan untuk area kemaluan dan dubur, muntah disengaja, keluar air mani lantaran bersentuhan, haid, nifas, gila serta murtad.

Keluar air mani akibat bersentuhan memang bisa membatalkan puasa. Lantas bagaimanakah kalau keluar air mani akibat mimpi basah?

Keluar air mani tanpa bersentuhan seperti mimpi basah tak membatalkan puasa.

Puasa seorang Muslim ketika mengalami mimpi basah dikatakan Ustadz Abdul Somad dalam sebuah ceramah yang diunggah di sosial media YouTube ini tetap sah.

Sebab dijelaskan ustadz kondang ini, mimpi basah merupakan tindakan yang di luar keinginan manusia dan tak bisa diatur. Selain mimpi basah, sperma yang keluar bukan karena sahwat dan penyakit tidak membuat puasa batal.

Sementara itu, Ustadz Adi Hidayat pun membeberkan penjelasannya mengenai apakah mimpi basah membatalkan puasa ramadhan. Dalam sebuah kesempatan UAH menjawab pertanyaan soal mimpi basah.

Ustadz Adi Hidayat menjabarkan hal yang membatalkan puasa terbagi jadi dua bagian.

Pertama, seseorang dengan sengaja makan minum dan kegiatan sejenisnya yang menghasilkan tenaga. Kedua, berkaitan dengan syahwat seperti hubungan suami istri secara langsung atau tindakan yang dilarang seperti bermaksiat.

Mengenai mimpi basah di siang hari saat tengah menjalani ibadah puasa, Ustadz Adi Hidayat menjelaskan, hal itu tak membatalkan puasa karena tidak bisa direncanakan.

UAH pun menyarankan agar yang mengalami hal tersebut langsung dipersilahka bangun dan mandi junup seperti umumnya dan teruskan puasanya, kemudian dilanjutkan dengan sholatnya. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Pilkada Tangsel 2019
Disarankan
Loading...