Gerindra Ads

Pasca Putusan Sengketa Pilpres, PKS Klaim Tak Putus Tinggalkan Gerindra

0 191

JAKARTA,PenaMerdeka – Putusan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan Jokowi-Maruf Amin pemenang kontestasi pemilihan pasangan Capres Cawapres.

Tetapi, meskipun kubu Paslon nomor 2 dinyatakan telah kalah, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyebut tetap tidak akan meninggalkan Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Menurut PKS, Gerindra tetap akan bersama. Bahkan semua partai di kubu Prabowo-Sandiaga diharapkan tetap akan bersama.

“Kami tidak akan meninggalkan Pak Prabowo dan nggak akan meninggalkan Gerindra. Kami akan selalu bersama,” kata Sekjen PKS Mustafa Kamal di Jalan Sriwijaya, Kebayoran baru, Jakarta Selatan, Jumat (28/6/2019).

Mustofa menyebut partai pendukung Prabowo-Sandiaga harus berjalan dalam satu agenda politik. Sebab ke depan semua pendukung partai akan mencari substansi. Saling mendukung untuk visi Indonesia adil makmur.

“Kami berharap kepada seluruh parpol agar bisa begitu, khususnya di Koalisi Adil Makmur, dalam agenda politik bersama,” tukasnya.

PKS mengaku sudah menyampaikan harapan-harapannya kepada Prabowo terkait keberlangsungan hubungan dengan Gerindra. Dia menegaskan PKS setia pada Prabowo.

“Kami ada harapan yang sudah disampaikan kepada Prabowo. Tapi semuanya akan kami kembalikan kepada Prabowo. Sekali lagi, kami akan tetap setia,” tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, Koalisi Indonesia Adil Makmur, yang menjadi pengusung Prabowo-Sandiaga, resmi bubar.

Meskipun bubar, timbul wacana membentuk forum komunikasi untuk parpol dan pendukung yang pernah mengusung Prabowo-Sandiaga.

Di kesempatan lain, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani saat jumpa pers di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (28/6/2019), kendati MK sudah memberikan putusan sidang semua yang pernah bergabung selalu melakukan komunikasi.

“Dalam pertemuan hari ini berkembang suasana kekeluargaan yang telah terbangun dengan baik menjadi forum komunikasi,” ucapnya.

Maka disepakatilah harus memelihara komunikasi dalam sebuah forum, meski itu informal, yakni coffee morning atau kaukus yang akan terus menjadi forum komunikasi bagi partai yang pernah mengusung pasangan calon Prabowo-Sandi.

“Yang pernah mengusung termasuk para relawan yang mendukung Prabowo-Sandi harus tetap bersama,” pungkasnya. (uki/dbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...