Belajar di MTQ Medan, Peserta STQH Banten Dibekali Resep Mental Juara

PONTIANAK,PenaMerdeka – Peserta STQH Banten hari ini Minggu (30/6/2019), mulai mengikuti sejumlah cabang yang dilombakan. Disebutkan, penguatan mental peserta menjadi salah satu skala prioritas supaya tampil maksimal.

“Meski merebut juata 2, saat itu di ajang MTQ Nasional Medan kita mengambil pengalaman. Peserta kita kerap mengantongi poin bagus ketika dinawal, lantas tidak maksimal saat di babak akhir penentuan. Makanya ini jadi evaluasi. Terutama penguatan mental peserta,” kata Ino S Rawita, Penanggung Jawab Rombongan Kafilah Provinsi Banten di kawasan Tugu Katulistiwa salah satu arena STQH XXV Pontianak, Kalbar, Minggu (30/6/2019).

Ino S Rawita yang juga Asda II Pemprov Banten ini mengatakan, saat ini pembina selain membenahi soal teknik tetapi mendorong peserta supaya kuat mental saat berlomba.

“Pembina yang yang kita bawa pernah mengikuti ajang-ajang nasional, bahkan pernah mengantongi juara. Jadi secara teknik peserta yang sudah memadai akan diberikan mental bertanding oleh para pembimbing yang profesional,” ucap Ino.

Peserta STQH Nasional Pontianak ini tidak diperkenankan mengetahui persoalan diluar teknis. Secara mental mereka harus tenang.

Artinya, mereka yang penting dapat berlomba secara maksimal. Tetapi harus kita jaga juga terkait kesehatannya supaya tampil prima.

“Mental bertandingnya harus kuat. Jangan sampai grogi pas di panggung. Supaya juara seperti yang diminta Pak Gubernur Banten,” pungkasnya.

Sementara menurut Irvan Santoso, sejumlah cabang yang diikuti peserta hari ini terlihat tidak mengalami kendala.

“Memang kan baru 4 orang peserta dilombakan. Jadi belum bisa terlihat semua,” tukas Irvan.

Dilihat dari grafik 18 peserta yang melakoni cabang yang dilombakan kata Irvan, diambil dari individu yang memperoleh juara 1 hingga 3 saat berlaga di MTQ Banten yang berlangsung di Kota Tangerang beberapa waktu lalu.

“Lalu mereka dibina untuk dipersiapkan di STQH Nasional Pontianak kali ini,” ucap pria yang juga menjabat Karo Kesra Pemprov Banten.

Dia menandaskan, secara keseluruhan peserta dari Banten mempunyai potensi untuk merebut juara umum. “Maka itu kita optimis, mohon doa untuk masyarakat Banten supaya kami bisa membawa pulang juara umum,” tukasnya.

Berikut nama peserta STQH Nasional Pontianak asal Banten yang berlomba hari ini:

Helfina Eka Mufiyo peserta cabang Tilawah Anak-anak Putri, bertanding di Taman Alun-alun Kapuas, Jalan H Agus Salim, Pontianak,

Sumayyah El Hansyah pada Tahfizh dan Tilawah Puteri, berlomba di kawasan Tugu Khatulistiwa, Jalan Tugu Khatulistiwa, Pontianak,

Siti Cholifah pada Tahfizh 10 Juz Puteri, bertanding di Masjid Raya Al Mujahidin, Jalan H Agus Salim, Pontianak,

Zulfah Wardatul Aulia pada Tahfizh 20 Juz Puteri, bertanding di Masjid Raya Al Mujahidin. (Rd)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...