Bim Salabim! Pemuda Tangerang Ini Sulap Limbah Tong Bekas Jadi Kerajinan Bernilai

0 244

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Wahyu Hidayat (27), pemuda asal Karang Tengah, Kota Tangerang ini memiliki kerajinan tangan yang bisa membuat orang melongok. Pasalnya, ia menyulap limbah tong bekas dan kaleng menjadi furniture yang bernilai.

Berawal dari uang hasil pinjaman Wahyu mengaku akhirnya memulai usaha kreatifnya. Lalu dengan lahan seluas 4×3 meter ia juga memulai mengukir limbah tersebut menjadi barang kebutuhan rumah tangga seperti bangku, meja dan yang lainnya.

“Awalnya saya lihat di jalan banyak tong bekas, ada yang di jualin pengepul, ada yang berserakan di jalan. Saya cari di google ternyata dari bahan limbah ini dapat dijadikan barang berharga,” tutur Wahyu kepada penamerdeka.com, Selasa (8/7/2019).

Meski menggunakan bahan limbah bekas, kata Wahyu, dirinya tak memungkiri usaha yang ia geluti ini menggunakan uang sebagai modal utama.

Terlebih untuk alat untuk mengolah dan menyulap tong bekas ini. Ditambah dengan kemauan keras, semuanya terlihat jadi lebih sederhana untuk memulai usaha ini.

Lumayan si modalnya. Saya pertama modal 20 juta, buat beli bahan seperti tong bekas lumayan harganya,” jelasnya.

Wahyu menyebutkan, harga dari limbah yang sudah rampung dapat terjual hingga jutaan rupiah. Padahal, modal utama yang dikeluarkannya hanya puluhan hingga ratusan ribu per tong bekasnya.

“Kalau yang bangku dan meja hampir 3 juta satu setnya. Kalau yang bangku mini saya jual 150 ribu, karena modalnya hanya 30 ribu, ini barang unik jadi engga sedikit yang berminat,” ucap pria yang tinggal tidak jauh dari Kantor Kecamatan Karang Tengah ini.

Hasil bangku dari tong bekas yang disulap pemuda asal Karang Tengah, Kota Tangerang

Bahkan, kata dia, belum banyak hasil produksi yang sudah rampung Wahyu sudah dibanjiri pesanan. Pesanan itu ia dapati dari pemasaran hasil produksinya ke berbagai media yang ada di internet.

“Dari Depok, Tangerang bahkan Surabaya sudah ada yang pesan ke saya. Tapi emang belum maksimal lantaran masih butuh banyak tenaga sama modal untuk bisa memenuhi pesanan itu,” katanya.

Tak banyak yang dia harapkan dari mengolah limbah bekas ini. Kata Wahyu, bermodalkan alat seadanya, dia berharap dapat menciptakan lapangan pekerjaan bagi pemuda di Kecamatan Karang Tengah.

“Saya berharap dengan usaha saya ini bisa membuat pemuda sini bekerja. Meski tak di perusahaan besar, setidaknya mereka punya penghasilan untuk memberikan ke keluarga mereka,” harapnya. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Pilkada Tangsel 2019
Disarankan
Loading...