KABUPATEN BEKASI,PenaMerdeka – Pemuda Pancasila Majelis Pertimbangan Cabang (MPC) Kabupaten Bekasi Gelar Muscab ke-IX dengan tema “Merajut Kebersamaan Dalam Bingkai Ke Bhinekaan Demi Terwujudnya Persatuan Dan Kesatuan Bangsa”.
Dalam Muscab kali ini, mengukuhkan kembali H. Apuk Idris sebagai Ketua MPC periode 2019-2023 secara aklamasi yang ertempat dihotel Antero Jababeka, Kabupaten Bekasi, Selasa (13/08/2019).
Acara dihadiri Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Jawa Barat Drs. H. Tb. Dasep, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja, Ketua Partai Demokrat H. Romli, Ketua Partai Gerindra Nunu Nugraha, Ketua Dprd Kabupaten Bekasi Sunandar dan beberapa tokoh Ormas lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua MPW Jawa Barat, Drs. H. Tb. Dasep IPS. BE. MSc. MBA mengungkapkan, makna Musyawarah Cabang (Muscab) itu amanah dari organisasi dengan tiga pokok yang harus dilaksanakan.
“Sejauh mana teman-teman nanti mampu mengevaluasi program empat tahun kebelakang, apakah bisa untuk dilanjutkan atau tidak?,” tegas Dasep.
MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi lanjutnya, agar menyusun program untuk empat tahun kedepan dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk menyatukan persepsi dalam membangun kabupaten yang dikenal dengan daerah industri terbesar se-Asia Tenggara.
“Saya meminta dengan sangat hormat kepada teman-teman agar dapat bersinergi dengan pemerintah daerah,” tandasnya.
Senada dengan Ketua MPW Jawa Barat, Bupati Bekasi, Eka Supria Atmadja juga berharap agar Pemuda Pancasila dan Pemkab Bekasi dapat terjalin kerjasama yang baik.
“Saya juga berharap agar Pemuda Pancasila Kabupaten Bekasi dapat menjalin kerjasama yang baik dengan pihak Pemerintah Daerah,” katanya.
Masih kata Eka, sebagai Bupati, saat ini tugas dan tanggung jawab yang diembannya cukup berat. Namun, dirinya meyakini bahwa Kabupaten Bekasi akan lebih maju ketika organisasi Pemuda Pancasila ikut andil dalam pembangunan didalamnya.
“Saya baru dilantik dua bulan yang lalu, tapi saya yakin ketika Pemuda Pancasila ikut andil dalam pembangunan maka saya yakin dan percaya Kabupaten Bekasi akan lebih maju,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Eka juga menyinggung soal pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan secara bersama. Yakni, masalah pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
“Pemerintah Daerah, kedepan ingin membangun transportasi modern yang terintregasi. Agar dapat mengangkat ekonomi masyarakat Kabupaten Bekasi,” pungkasnya. (Ers)