Gerindra Ads

Edarkan Puluhan Juta Uang Palsu di Kota Tangerang, Empat Orang Diringkus Polisi

0 127

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Tiga orang wanita berinisial SP (50), N (49), Y (49) dan seorang pria FMS (54) diringkus Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota lantaran kedapatan mengedarkan puluhan juta uang palsu pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Abdul Karim mengatakan, keempat pelaku ini mengedarkan uang palsu tersebut di pasar-pasar tradisional yang ada di Kota Tangerang.

“Targetnya di pasar dan lokasi keramaian masyarakat, karena uang palsu tak terlalu bisa teridentifikasi masyarakat,” terang Abdul Karim di aula Polres Metro Tangerang Kota, Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, Selasa (13/8/2019).

Abdul menjelaskan, terungkap komplotan tersebut berawal dari tertangkapnya wanita berinisial yang SP di Pasar Anyar, Kota Tangerang pada 30 Juli 2019 kemarin dengan mengedarkan uang palsu pecahan Rp50 ribu.

Pihaknya kemudian mengembangkan kasus itu lalu berhasil meringkus pemasok uang palsu kepada SP, yakni wanita berinisial N yang diamankan di kediamannya, Jatiuwung, Kota Tangerang pada 1 Agustus 2019 kemarin.

Tiak sampai di situ, pihak kepolisian juga berhasil meringkus wanita yang berinisial Y yang juga terlibat peredaran uang palsu di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat pada 2 Agustus 2019.

Abdul menyatakan, peredaran uang palsu ini didalangi oleh suami Y dengan inisial FMS asal Timor Leste yang ditangkap pada hari yang sama di kediamannya, kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Dari hasil penangkapan, polisi berhasil menyita uang palsu senilai Rp40.850.000 dengan pecahan Rp100.000 berjumlah 129 lembar dan pecahan Rp50.000 berjumlah sebanyak 559 lembar.

“Pelaku ini produksi sendiri di rumahnya. Kami sita uang asli juga dari hasil belanja menggunakan uang palsu senilai Rp207 ribu.”

“Kami imbau masyaraka agak lebih selektif apabila menerima proses pembayaran. Harus dipegang atau dilihat kembali jenis uangnya. Apabila mencurigakan cek keaslian uang tersebut,” tandasnya.

Akibat perbuatannya, komplotan ini di tahanan Polres Metro Tangerang Kota dengan sangkaan Pasal 245 KUHP dan UU No. 7/2011 tentang Mata Uang Rupiah dan ancaman 15 tahun kurungan penjara. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...