HUT RI, Kaum Muda Bertato di Kota Tangsel Rela Antri Ikut Program Hapus Tato

0 487

KOTA TANGSEL,PenaMerdeka – Tepat di HUT Kemerdekaan RI Ke 74, puluhan kaum muda bertato di Kota Tangsel berhijrah secara bersama. Mereka ingin menghapus tato yang tertera di tubuhnya.

Bahkan, sejak pagi mereka rela antri untuk mendapat layanan hapus tato yang diselenggarakan oleh lembaga MMT Foundation, IMS (Islamic Medical Service) dan Muhammad Reza Center, bertempat di ‘S Coffe’ sebuah kafe, Komplek Villa Dago Blok AD/5 Pamulang Kota Tangerang Selatan, Sabtu (17/8/2019) hingga petang hari.

Fahrul Fauzi (26) warga Pondok Cabe Pamulang kepada penamerdeka.com mengaku sudah capek, sekarang berniat kembali hidup di jalan yang benar.

“Saya sudah capek. Pingin hijrah ke jalan yang lebih baik, ingin merubah hidup,” ucapnya.

Tato di beberapa bagian tubuhnya antara lain leher, tangan, dada, serta punggung, yang sudah sekira10 tahun lebih menempel di tubuhnya, ternyata menjadi kendala saat mencari lowongan lapangan pekerjaan.

Sejumlah pemuda di Kota Tangsel berbondong-bondong menghapus tato saat HUT RI ke-74.

 

Dalam kesempatan itu dirinya juga mengatakan, ternyata hapus tato itu mahal.

Senada, Mohamad Ghozali alias Sompret, juga menyatakan syukur dengan diadakan kegiatan sosial ini.

“Karena kalau saya mau menghapus tato ini, kan harus cukup punya uang banyak bang,” katanya.

Sementara, pemilik S Coffee Arif Kayanto, menjelaskan, moment positif ini mengangkat tajuk 74Th Hijrah Merdeka.

“Kita membantu fasilitasi teman-teman yang berhijrah dengan cara hapus tato secara gratis. Ini adalah yang pertama kali di S Coffe dan mendapat suport IMS dan Muhammad Reza Center,” tukasnya, Sabtu (17/8/2019).

Pun, penyampaian pihak Muhammad Reza Center dituturkan langsung oleh M Reza alias Bang AO, mengatakan penyelenggaraan ini karena berawal dari kepekaan pihaknya.

“Karena awalnya kita tahu anak muda pingin coba-coba (membuat tato) tapi akhirnya ketika ada kesempatan bekerja, mereka terbentur oleh tato dan biaya untuk menghilangkannya butuh biaya mahal,” ujarnya.

Pemilik nama sekaligus Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Tangerang Selatan, yang sudah ramai di perbincangkan akan maju dalam bursa pencalonan Walikota Tangerang Selatan 2020 mendatang ini menampik bila kegiatan layanan hapus tato gratis ini erat kaitannya dengan politik.

“Memang kita mau adakan di setiap kecamatan dan ini murni giat sosial kita, bukan pencitraan,” pungkasnya. (sg)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE