HGN ads Bekasi

Pekan Keempat September, 25 Gempabumi Tektonik Terjadi di Wilayah Banten

0 227

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Aktivitas gempabumi tektonik pada minggu ke-4 September 2019 relatif lebih tinggi bila dibandingkan dengan minggu ke-3 September 2019.

Selama pekan keempat bulan September 2019, di wilayah Banten dan sekitarnya terjadi gempabumi tektonik sebanyak dua puluh lima kali.

Hasil analisa BMKG Tangerang menunjukan, kekuatan gempabumi yang terjadi bervariasi dari M2.4 hingga M5.3. Sebaran pusat gempabumi (episenter) kebanyakan berada di laut Barat Laut Provinsi Banten.

Seperti minggu ke-3 September 2019, gempabumi kekuatan 3 ≤ M ≤ 5 masih dominan terjadi yaitu sekitar 72% (18 kejadian), diikuti gempabumi kekuatan M < 3 sebesar 20% (5 kejadian), serta gempabumi M > 5 sebesar 8% (2 kejadian).

Suwardi, Kepala BMKG Tangerang mengatakan, tidak ada laporan gempabumi dirasakan atau merusak selama periode 20 – 26 September 2019. Dari 25 kejadian, 84% nya gempabumi dengan kedalaman pusat gempanya kurang dari 60 kilometer.

“Banten dan sekitarnya termasuk wilayah yang rawan gempabumi dan tsunami. Gempabumi yang berpotensi sebabkan kerusakkan di Provinsi Banten dan sekitarnya bersumber dari Selat Sunda yaitu sesar Ujung Kulon, Zona Megatrust selatan Banten serta sesar Semangko,” papar Suwardi kepada penamerdeka.com, Sabtu (28/9/2019).

Dengan demikian, kata Suwardi yang bisa dilakukan adalah mengidentifikasi segala sesuatu di tempat kita berada yang berpotensi membahayakan diri kita maupun keluarga saat terjadi gempabumi.

“Misalnya lampu gantung, pigura besar di dinding, lemari besar, barang pecah belah, jendela kaca, tabung gas, tiang listrik,” terangnya.

Ia menekankan, pastikan semua anggota keluarga mengetahui tempat aman untuk berlindung, jalur evakuasi serta titik kumpul. Sebab, gempabumi terjadi secara tiba-tiba dan durasi yang sangat singkat.

Goncangan gempabumi yang kuat juga akan mengakibatkan badan kita susah untuk berdiri, kepala pusing, dan kadang mual.

“Maka dari itu untuk mengurangi resiko tertimpa reruntuhan, segera merunduk, lindungi kepala dan leher dan berpegangan pada furnitur, pilar yang kuat,” tuturnya. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE