HGN ads Bekasi

Pegiat Anti Korupsi Tangerang Dorong KPK Sita Seluruh Aset yang Disembunyikan Wawan

0 221

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – KPK telah merampungkan perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang yang menjerat Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan dengan menyita total aset yang mencapai Rp500 miliar.

Pegiat anti korupsi di Tangerang, Ghufroni mengaku tidak kaget mendengar penyitaan harta Wawan itu karena kekayaannya yang berlimpah.

Ia pun menduga, masih banyak aset yang dimiliki Wawan yang belum tersita dalam perkara pencucian uang ini. Sehingga, ia mendorong KPK untuk menyita seluruh aset Wawan tanpa sisa.

“Kami aktivis anti korupsi menduga masih banyak harta dan aset yang belum disita KPK karena sudah beralih kepemilikan. Meski pada kenyataannya itu tetap milik keluarganya Wawan,” ujarnya di Tangerang, Jumat (11/10/2019).

Bahkan, ia menyebut harta yang dimiliki istri Wawan, Airin Rachmi Diany pun segera disita. Sebab, terindikasi terlibat dalam kasus pencucian uang itu.

“Termasuk yang dimiliki istrinya yang notabene Wali Kota Tangsel itu belum semua disita. Padahal itu berasal dari kekayaan yang dimiliki Wawan melalui berbagai pengadaan proyek di Banten. Intinya, sita semua aset yang masih disembunyikan oleh Wawan dan keluarganys,” katanya.

Ia menuturkan, KPK harus berani menerapkan pasal yang progresif yakni memiskinkan seorang pelaku kejahatan korupsi karena dalam perkara pencucian uang yang telah menyesengsarakan rakyat Banten.

“Tuntut dengan pasal korupsi dan pencucian uang supaya ada efek jera bagi yang bersangkutan,” jelasnya.

Ia menambahkan, mulai akan disidangkan kasus TPPU yang mendera adik eks Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah ini, maka siapapun yang pernah turut menikmati uang haramnya pun segera diproses KPK.

“Baik anggota DPRD Banten, mantan anggota DPRD Banten, mantan kadis dan lain-lain harus diproses jika terlibat menikmati uang haram dari Wawan,” pungkasnya.

Sebelumnya, dalam kasus pencucian uang ini, total aset Wawan yang disita KPK mencapai Rp500 miliar. Aset tersebut diduga berasal dari sejumlah proyek yang dikerjakan perusahaan milik Wawan yang terafiliasi dari tahun 2006 hingga 2013. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE