HGN ads Bekasi

PKS: Koalisi Pengusung Anies-Sandi Masih Utuh

0 109

JAKARTA,PenaMerdeka – Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta menegaskan, bahwa koalisi partai pengusung Anies-Sandi pada Pilkada DKI 2017 hingga kini masih utuh. PKS maupun Gerindra tidak pecah kongsi, meski saat ini Gerindra mengajukan empat nama cawagub DKI.

Anggota Fraksi PKS DPRD DKI, Abdurrahman Suhaimi mengatakan, DPP PKS hungga kini belum mengubah keputusan terhadap dua nama kadernya Ahmad Syaiku dan Agung Yulianto. Kendati Partai Gerindra mengaku telah mengajukan empat nama kandidat cawagub.

“Kalau soal Gerindra mengajukan nama, itu komunikasinya dengan DPP PKS. Kalau kami di PKS Jakarta posisinya menerima apapun keputusan DPP. Tapi sampai saat ini dua nama yang diajukan itu belum berubah di DPP,” terang Suhaimi kepada wartawan, Selasa (19/11/2019).

Suhaimi menambahkan, apabila kemudian Gerindra mengajukan nama, putusan tetap dari DPP PKS Meskipun DPW PKS DKI Jakarta mungkin juga ikut tandatangan.

Suhaimi menilai sikap mendadak Gerindra ini merupakan hal yang wajar dalam dinamika politik. Dia menegaskan koalisi partai pengusung Anies-Sandi pada Pilkada DKI 2017 tidak pecah kongsi.

“Jadi gini, namanya politik itukan dinamis, dan itu biasa saja. Tapi sudut pandangnya jangan pecah dong, kalau terbelah atau satu itulah sudut pandang yang terbelah. Jadi kalau ada dinamika, ada pandangan lain setelah dinamika, dalam politik itu biasa saja. Jadi kita tidak melihat ini terbelah atau terpecah,” tegas Suhaimi.

Diketahui beberapa waktu lalu, Partai Gerindra secara mendadak mengajukan empat nama cawagub DKI ke DPP PKS.

Keempat nama tersebut adalah Dewan Penasihat DPP Gerindra Arnes Lukman, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry J Yuliantoro, Sekretaris Jenderal Gerindra Ariza Patria, dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah. (deden)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan. Penamerdeka.com tidak bertanggung jawab dengan isi komentar, tulisan komentar sepenuhnya tanggung jawab komentator sesuai aturan UU ITE