Meski Belum Diresmikan Jokowi, Runway 3 Bandara Soetta Dioperasikan

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Runway 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang dioperasikan secara menyeluruh per-hari ini, Jumat (20/12/2019). Meski, landasan pacu sepanjang 3.600 meter itu belum diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin mengatakan, meski belum diresmikan oleh Presiden, landasan itu telah memenuhi tiga aspek utama yang menjadikan faktor PT Angkasa Pura II.

Tidak hanya itu, serta beberapa sektor terkait di bandar udara, menetapkan pengoperasian secara menyeluruh itu hari ini.

“Beroperasinya runway 3 ini setelah memenuhi tiga faktor, yakni infrastruktur yang sudah siap seratus persen baik itu sarana pendukungnya seperti east cross dan taxiway. Kemudian, regulasi atau dokumen serta, sumber daya manusia yang mencukupi baik itu kualitas, kuantitas sesuai dengan SOP,” papar Awaluddin di Gedung Jakarta Air Traffic Service Center Bandara Soetta, Kota Tangerang, Jum’at (20/12/2019).

Dirincinya, untuk regulasi pihaknya memiliki aturan yang sangat ketat, salah satunya harus memenuhi aspek 3S1C, yaitu Safety, Security, Services, dan Compliants.

Dimana, sudah menyusun ulang empat dokumen mandatory yang saat ini sudah disetujui untuk menyesuaikan dengan 3 runway.

Dimana, empat dokumen tersebut terkait dengan Aerodraw Manual, Airport Emergency Planning, Document Mandatory, dan Dokumen Airport Security Program.

“Kalau Aerodraw manual, karena ada sistem berubah, dimana kemarin hanya ada dua runway, sekarang jadi tiga, lalu Airport Emergency Planning, dimana mengatur situasi darurat keberadaan tiga runway, SOP darurat juga sudah kita revisi,” katanya.

“Lalu document mandatory tentang mandatory sistem yang sudah mendapat persetujuan dari Kementerian Perhubungan, dan Dokumen Airport Security Program, dimana menggeser lokasi akses Perimeter Utara yang sebelumnya ada di area badan runway sekarang sudah lebih menjauh ke sisi utara,” lanjutnya.

Untuk aspek yang terakhir, Awaluddin menjelaskan, yakni adanya peningkatan kualitas dan kuantitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan adanya keberadaan Runway 3.

“Yang terakhir, dengan kondisi ini ada fokus kita terhadap peningkatan kualitas, kuantitas personel, dengan keberadaan Runway 3. Bagaimana aspek SDM, jumlah, kompetensi, baik dari Airnav, Otban, pasti nanti akan ada aturan regulasi pendukung lainnya yang harus kita sesuaikan dengan kondisi berkembang,” tukasnya. (hisyam)

Disarankan
Click To Comments