Warga Korban Banjir di Lebak Keluhkan Bantuan Logistik Banyak Mandek di Posko

KABUPATEN LEBAK,PenaMerdeka – Warga korban banjir di Kampung Somang dan Kampung Sukajaya, Desa Sukarame, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten mengeluhkan bantuan logistik banyak yang mandek di posko-posko.

Menurut pengakuan warga setempat, dilokasi terdampak banjir ini memang banyak terdapat posko-posko. Namun, penyaluran logistik tersebut mandek. Sehingga banyak warga yang mengeluhkan kelaparan.

“Bisa disebut ini banyak posko-posko ilegal. Memang bantuan banyak. Tapi selalu didrop di posko tersebut,” ucap Menurut tokoh masyarakat setempat, H. Sukma Diningrat saat ditemui ATMnews.id di Kampung Somang, Sajira, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (11/1/2020).

Kendati demikian, kata pria yang akrab disapa H. Abrag ini, keluarganya beserta beberapa warga jika mendapat bantuan langsung mempacking dan didistribusikan kepada yang lebih membutuhkan.

“Makanya kalau ada bantuan, kita langsung kemas dan langsung kita distribusikan kepada yang lebih membutuhkan. Karena kalau nunggu dari posko itu lama. Sampai-sampainya waktu itu ada kelaparan,” terangnya.

Ia menambahkan, warga terdampak bencana ini sangat membutuhkan selimut untuk anak-anak yang kedinginan, peralatan mandi dan mencuci.

“Kalau sembako alhamdulillah sudah mencukupi, baju layak pakai juga. Tapi selimut, peralatan mandi dan mencuci serta relawan untuk membersihkan sisa banjir yang sekarang dibutuhkan,” imbuhnya.

Menurut data yang didapat, ATMnews.id, sebanyak 4000 korban jiwa warga Kampung Somang dan Kampung Sukajaya Desa Sukarame. Lebih dari 51 rumah hanyut dan 380 rumah rusak berat. (hisyam)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...