Air PDAM Terhenti Gegara Jalan Amblas, Warga Tanah Tinggi Terpaksa Beli Air Galon untuk Memasak

0

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Warga Tanah Tinggi, Kota Tangerang terpaksa membeli air galon untuk keperluan memasak dan mandi lantaran pasokan air PDAM Tirta Kerja Raharja (TKR) terhenti.

Seperti diketahui, pasokan air tersebut terhenti sejak amblesnya Jalan Daan Mogot, Kilometer 22, Tanah Tinggi, Kota Tangerang pada Sabtu (11/1/2020) kemarin.

Seorang warga RT 03, RW 09, Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Tangerang, Andre Elvandes mengatakan, air yang biasanya dia gunakan dari PDAM tiba-tiba terhenti pada Minggu (12/1/2020) kemarin siang.

“Sudah mati airnya dari kemarin siang bang, jadi susah ini mau ngapa-ngapain,” terang Andre kepada penamerdeka.com saat ditemui di Jalan Daan Mogot Kilometer 22 Kota Tangerang, Senin (13/1/2020).

Andre menambahkan, keluarganya harus membeli enam air galon sehari untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Seperti memasak, mandi dan untuk air minum.

“Nambah biaya saya bang, orang air beli. Masak sekarang pakai air galon. Segalon itu Rp7.000 yang isi ulang. Habis paling enggak enam galon sehari,” tukasnya.

Sementara itu, Manajer Humas PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) Kabupaten Tangerang, Syamsudin menjelaskan ada beberapa daerah yang terganggu pasokan airnya karena proses perbaikan di Jalan Daan Mogot.

“Ya, ada beberapa wilayah yang terhenti. Diantaranya ada sekitar Tanah Tinggi, kemudian Batuceper dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta),” ucap Syamsudin.

Ia menambahkan, pihaknya sudah memberikan iinformasi saat kejadian pipa milik PDAM TKR bocor kepada masyarakat melalui sosial media (medsos) perihal perbaikan tersebut.

“Kami juga udah menginformasikan kepada warga melalui medsos. Saya berharap agar perbaikan tersebut bisa segera selesai hari ini. Hari ini mungkin selesai insyaallah selesai. Kita tinggal penyambungan saja,” tutupnya. (hisyam)

 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...