HUT RI 76

Putusan Sengketa Informasi, Kejati Banten: Win-win Solusi 30 Maret Realisasi Pemohon

KOTA SERANG,PenaMerdeka – Setelah menjalani dua rangkaian sidang sengketa informasi di Komisi Informasi (KI) Provinsi Banten, pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menyebut bakal memberikan sejumlah data yang diminta dua pemohon asal warga Tangerang.

Ivan Hebron Siahaan Kasipenkum Kejati Banten menyebut kedatangannya ke KI Banten untuk mengambil hasil tertulis putusan sidang yang diminta pemohon.

“Kalau secara lisan kan kita (pemohon dan termohon,red) saat mediasi sudah sepakat. Dan hari ini secara tertulis hasil putusan sidang KI Banten kami ambil,” ujar Ivan ditemui usai mengambil putusan sidang di KI Banten, Jalan Raya Petir, Cipocok, Kota Serang, Rabu (10/3/2020).

Sejatinya kata Ivan, Kejati Banten transparan dalam pengelolaan pelayanan. Maka itu data akan diberikan sepanjang memenuhi peraturan atau Undang-undang yang berlaku.

“Jadi sesuai kesepakatan kita telah menunjukan win-win solusi untuk pemohon dan termohon,” tukasnya.

“Dari awal (mediasi, red) kita memang sepakat untuk memberikan data kepada pemohon. Dan nanti di Kejati tanggal 30 Maret data yang diminta pemohon akan diberikan,” tandasnya.

Seperti dijetahui, KI Banten pada Rabu (10/3/2020) menggelar sidang pembacaan putusan sengketa informasi dengan nomor registrasi 107/XII/KI/BANTEN-PS/2019 yang dipimpin Ketua Majelis Hakim KI Nana subana.

Komisioner KI Banten (kiri) dan Ivan Hebron Siahaan Kasipenkum Kejati Banten (paling kanan)

 

Dalam kasus ini dua pemohon yakni Suhendar dan Yusman Nur pada September 2019 silam sempat menyurati Kejati Banten perihal keterbukaan informasi publik di lembaga Adiyaksa tersebut.

Merasa tidak digubris, keduanya menggugat Kejati Banten ke KI Provinsi Banten. KI meminta hasil putusan sidang diminta bisa dijalankan ke dua pihak.

Putusan sidang ke dua ini menyusul adanya kesepakatan antara pemohon dan termohon pasca mediasi ke dua pihak yang di gelar KI Provinsi Banten, pada Rabu (4/3/2020) pekan lalu.

Termohon, Kejati Banten bersedia memberikan sejumlah data yang diminta pemohon yakni Suhendar dan Yusman Nur dua warga asal Tangerang.

Luthfi Nawawi Komisioner KI Banten menyebut sidang putusan ini sudah sesuai dengan Peraturan KI (Perki) Nomor 1 Tahun 2013. Apalagi dalam mediasi sebelumnya ke dua pihak sudah sepakat akan menerima dan memberikan data pengelolaan informasi.

“Kejati Banten akan memberikan data (pengelolaan informaai publik) kepada pihak pemohon. Dan mudah-mudahan 16 data pengelolaan informasi yang diminta terealisasi sesuai juga dengan putusan sidang. Ke duanya (pemohon dan termohon,red) kan sudah tanda tangan dan putusan sidang sekarang memang berdasarkan hasil mediasi lalu,” kata Luthfi.

Dia melanjutkan, 16 item yang diminta oleh pemohon memang menjadi hak termohon dan nantinya akan diberikan pada 30 Maret mendatang.

“Suhendar yang juga akademisi sesuai profesinya akan mengkaji data informasi publik di lembaga pemerintahan dalam hal ini Kejati Banten,” tukas Luthfi.

Perihal semenjak disurati termohon menurut Luthfi, lantaran pihak Kejati Banten ingin tahu maksud dan kejelasan tujuan data informasi yang diminta pemohon.

“Memang alasan yang rasional Kejati meminta maksud dan tujuan. Sebab ketika data diberikan jangan sampai nantinya disalahgunakan,” ucap Luthfi. (red)

Disarankan
Click To Comments