HUT RI 76

Presiden Jokowi Plototi Transparansi Penerima Bansos

JAKARTA,PenaMerdeka – Presiden Jokowi (Joko Widodo) menginstruksikan data penerima bantuan sosial (bansos) terkait virus korona (covid-19) dibuka kepada publik. Hal ini untuk menghindari spekulasi negatif serta bahan evaluasi di lapangan.

“Dibuka secara transparan siapa yang dapat, kriterianya apa, jenis bantuannya apa,” kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2020).

Jokowi juga memerintahkan jajarannya mengatur waktu pendistribusian bansos. Pasalnya, bantuan tak hanya diberikan pemerintah pusat, tapi dari daerah dan desa.

“Saya sudah saya sampaikan mengenai persoalan timing betul-betul harus di-manage secara baik,” ujar presiden dua periode itu.

Selain itu, Jokowi ingin nomor telepon pengaduan disampaikan kepada masyarakat. Dengan begitu, warga bisa melaporkan bila terjadi kecurangan dalam pembagian bansos.

“Apabila menemukan penyimpangan-penyimpangan kita bisa ketahui secara cepat,” imbuh dia.

Sementara itu, Kementerian Sosial telah membagikan paket sembako tahap satu kepada 1,2 juta keluarga di DKI Jakarta. Pemerintah juga memberikan 600 paket sembako kepada warga Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek).

Khusus warga Bodetabek, sembako baru mulai disalurkan Jumat, 1 Mei 2020. Paket sembako yang diberikan senilai Rp600 ribu per bulan. Paket ini akan diberikan dua kali sebulan selama tiga bulan ke depan. (rur)

Disarankan
Click To Comments