Peran aktif Peranan Keluarga Sejahtera (PKK) untuk menjaga nilai luhur budaya harus disinergikan dengan unsur peran pemuda, Lembaga Swadaya Masyarkat (LSM), Tokoh Masyarakat serta adalah kelompok yang bisa menciptakan nilai nilai budaya tersebut.
Acara yang diadakan oleh Kesatuan Bangsa Politik (Kesbanpol) Kota Tangerang dihadiri oleh 100 anggota PKK se-Kota Tangerang, Rabu (27/07) berlangsung di Ruang Opp, Gedung Cisadane.
Acara dengan tema Meningkatkan Kesadaran Masyarakat akan Nilai Nilai Luhur Budaya Bangsa dibuka langsung Wakil Walikota Tangerang, H.Sachrudin didampingi Kepala Kantor Kesbangpol serta sejumlah nara sumber.
Wakil Walikota, Sachrudin dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa diperlukan perhatian, pemikiran dan pemberdayaan kepada seluruh elemen masyarakat supaya bisa tercapai masyarakat yang memahami nilai luhur budaya bangsa tersebut, ucapnya saat membuka acara Kegiatan Peningkatan Kesadaran Masyarakat Nilai-Nilai Luhur Budaya Bangsa ke-4.
Melalui forum ini, lanjut Sachrudin, kita semua diingatkan kembali akan pentingnya pembangunan karakter budaya bangsa dengan mengedepankan nilai-nilai luhur budaya bangsa. “Keberadaan budaya Indonesia diera modern yang turut diwarnai pesatnya perkembangan informasi dan teknologi, globalisasi, tentunya membawa dampak terjadinya pergeseran nilai-nilai budaya tentunya sebisa mungkin harus dapat ditangkal, diminimalisir,” katanya menjelaskan.
Temmy Mulyadi, Kepala Kantor Kesbangpol Kota Tangerang menjelaskan, bahwa pihaknya melihat nilai budaya luhur khususnya di negara kita sudah mulai terkikis. Lebih dalam ia menjelaskan persoalan itu muncul karena masih minimnya kesatuan bangsa. Artinya menurut Temmy peran pemuda, LSM, tokoh masyarakat serta PKK harus bersatu, tandas Temmy menjelaskan. (adv)






