Proyek Geothermal Ditolak Warga, Kadis ESDM Banten: Padahal Ramah Lingkungan

KEBERADAAN PROYEK SEMPAT DIBAWA WARGA KE KEMENTRIAN

0

BANTEN,PenaMerdeka – Proyek Geothermal Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) di Padarincang, Serang, masih mendapat penolakan warga sekitar.

Bahkan warga sempat melakukan aksi long march ke Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Penolakan proyek gheothermal karena warga merasa khawatir akan berdampak buruk terhadap lingkungan.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten Eko Palmadi mengatakan, energi panas bumi relatif lebih bersih dan ramah lingkungan.

Apalagi kata dia, kalau dibandingan energi listrik yang saat ini sudah beroperasi di beberapa daerah di Banten.

“Energi panas bumi termasuk sumber energi yang relatif bersih dan ramah lingkungan karena berasal dari dalam bumi, energi ini sebagai alternaitif pengganti energi fosil, sehingga aspek lingkungan dipastikan tidak akan terganggu dan tercemari,” ucap Eko saat ditemui di Gedung DPRD Banten, KP3B, Kota Serang, Rabu (22/7/2020).

Ia mencontohkan, salah satu energi panas bumi yang ada di daerah Jawa Barat, yang berdampak positif terhadap daerah sekitarnya.

“Contoh ada di Jawa Barat, ketika ada panas bumi, di sana lingkungan justru hijau,” katanya.

Ia menambahkan, selain di Padarincang, beberapa daerah di Banten juga terdapat energi panas bumi.

“Energi panas bumi selain di Padarincang, terdapat juga di beberapa wilayah seperti di kabupaten lebak. tapi ini belum ditetapkan karena harus lelang dulu dari pemerintah pusatnya,” katanya.

Ia mengungkapkan, harusnya memang sudah menghilangkan sumber energi fosil.

Pasalnya dia beralasan, karena tidak menguntungkan terhadap pendapatan daerah. Untuk itu, pihaknya mendorong pemerintah lebih memfokuskan pada pemanfaatan energi terbarukan panas bumi.

“Saya lebih seneng sekarang pembangkit listrik di Banten dibubarin, ganti sama energi terbarukan, karena kalau energi terbarukan Panas bumi nanti kita dapat Royalti. Kalau selama inikan kita cuma dapat polusinya saja kan,” ungkapnya. (dra)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...