HUT RI 76

Pandemi, Layanan di BPJS Tangerang bisa Diakses Lewat Mobile JKN

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Selama masa pandemi Covid-19, BPJS Tangerang memberikan layanan yang bisa dimanfaatkan peserta untuk kepengurusan Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tanpa harus datang ke kantor cabang.

“Aplikasi Mobile JKN adalah salah satu andalan kami memberikan kemudahan bagi peserta. Cukup mengunduh aplikasi peserta bisa melakukan perubahan data dan mendapatkan informasi kepesertaan JKN-KIS mereka,” terang Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tangerang, Johana, Jum’at (24/7/2020).

Selain itu kata Johana, BPJS Kesehatan juga meluncurkan layanan baru, yaitu Chika dan Vika. Chika merupakan pelayanan informasi dan pengaduan melalui chatting yang direspon melalui sistem. Chika bisa diakses melalui whatsapp, facebook messenger dan telegram.

Sedangkan Vika adalah layanan informasi menggunakan mesin penjawab untuk mengecek status tagihan dan status kepesertaan JKN-KIS melalui BPJS Kesehatan Care Center 1500 400.

“Baik Chika maupun Vika bekerja secara otomatis, sehingga peserta tidak perlu khawatir untuk memanfaatkannya kapan pun,” tuturnya.

Disisi lain, Johana menjelaskan, Pemerintah telah menetapkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020 yang mengatur tentang penyesuaian besaran iuran peserta Program JKN KIS.

“Perpres ini juga memenuhi usulan dan aspirasi masyarakat seperti yang disampaikan DPR RI. Usulan pemberian bantuan iuran untuk peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU)/mandiri dan Bukan Pekerja kelas III telah diakomodir dalam kebijakan ini,” ujar Johana.

Sesuai dengan Perpres Nomor 64 Tahun 2020, per 1 Juli 2020 besaran iuran JKN-KIS bagi peserta PBPU dan BP disesuaikan l menjadi Rp 150.000 untuk kelas 1, Rp100.000 untuk kelas II dan Rp 42.000 untuk kelas III.

“Sebagai bentuk kepedulian dan perhatian 4 pemerintah terhadap kondisi perekonomian masyarakat, pemerintah menerapkan kebijakan khusus bagi peserta PBPU dan BP kelas III.”

Pada tahun 2020, masyarakat yang terdaftar sebagai peserta PBPU dan BP kelas III yang seharusnya melakukan pembayaran iuran sebesar Rp 42.000, tetap membayar sebesar Rp 25.500 saja. Sisanya sebesar Rp 16.500, diberikan bantuan iuran oleh pemerintah,” jelas Johana.

Kemudian pada tahun 2021 dan tahun berikutnya, peserta PBPU dan BP Kelas III membayar iuran sebesar Rp 35.000 dan pemerintah memberikan bantuan iuran sebesar Rp 7.000. (Hisyam)

Disarankan
Click To Comments