Covid-19, BPS Banten: Orang Miskin Bertambah 2 Hingga 3 Persen

PSBB MENAIKAN JUMLAH ORANG MISKIN DI BANTEN

BANTEN,PenaMerdeka – Data Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mencatat ada kenaikan jumlah penduduk miskin di Provinsi Banten. Disebutkan karena dampak pandemi covid-19 yang menerjang berbagai sektor ekonomi.

Kepala BPS Provinsi Banten Adhi Wiriana menyebut sebelum pandemi masuk ke tanah air angka kemiskinan di Banten sudah bertambah.

Dan saat ini kata dia, penambahan jumlah orang miskin tidak terlepas dari adanya pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB.

“Hasil survei di September 2019 angka kemiskinan di Banten mencapai 4,94 persen atau 641 ribu orang. Sementara Maret 2020 naik menjadi 5,92 persen atau 177 ribu orang. Jadi naik sekitar 150 ribu orang,” ucap Adhi saat ditemui penamerdeka.com, Jumat (7/8/2020) lalu.

Ia menambahkan, angka di bulan Maret dilakukan di awal bulan, di mana pandemi belum masuk ke Indonesia.

“Kenapa naik hanya 1 persen, karenakan survei Maret dilakukan diawal, sementara PSBB mulainya 15 maret. Artinya diawal Maret masih normal,” katanya.

Ia memprediksi angka Kemiskinan kemungkinan akan memburuk, mengingat banyak sektor usaha yang terdampak.

“Angka kemiskinan bisa lebih dari 5 persen, yaitu sekitar 7 sampai 8 persen, karena banyak masyarajat yang di Putus Hubungan Kerja (PHK) dan lain sebagainya. Kemiskinan naik ini bisa dari penambahan warga miskin baru ataupun yang miskin nambah miskin,” katanya. (dra)

Disarankan
Click To Comments