Proyek Kota Tangerang yang dikerjakan oleh sejumlah kontraktor kembali dikeluhkan pihak kelurahan. Kali ini proyek resapan yang dibangun di halaman setiap kelurahan menyisakan persoalan lantaran tumpukan tanah belum diangkut oleh kontraktor.

“Tanah yang menumpuk sangat tidak sedap dipandang mata, ada penyempitan dan nampak kotor oleh ceceran tanah di halaman kelurahan membuat tidak nyaman, apalagi untuk kegiatan senam bersama di halaman kelurahan yang diadakan seminggu sekali,” kata Lurah Poris Jaya, Ito Sucipto, beberapa hari lalu.

Tetapi dalam perjalanannya, pembangunan tersebut banyak yang belum rampung dari waktu yang sudah ditetapkan. Ito dalam kesempatan itu melanjutkan, bahwa dia tidak mengetahui sama sekali tentang proyek sumur resapan di kerjakan oleh siapa dan tidak tahu dikelurkan dari dinas mana.

Bahkan, kasus di Kelurahan Poris Jaya, Kecamatan Batuceper tersebut sang Lurah mengaku tidak mengetahui proyek tersebut dari Dinas mana dan siapa yang mengerjakan.

“Saya sudah menyampaikan ke mandor yang bernama Jaya, agar pihaknya berkoordinasi dengan pihak kelurahan, yang nantinya sebagai evaluasi pertanggungjawaban ke walikota,” ujar Ito.

Seperti diketahui bahwa di setiap halaman Kelurahan dibangun empat sumur resapan. Terkait letaknya tidak jauh dari talang air kantor kelurahan yang fungsinya untuk menampung air hujan. (seli/yuyu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *