Upaya Swasta ‘Jembatan Harapan’ di Pandeglang Terealisasi

0 116

Setelah bertahun-tahun tinggal di tempat yang terpencil, sekarang para penduduk Desa Mekarjaya dan Desa Sukaresmi di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, memiliki akses yang jauh lebih mudah di desa mereka.

Yaa…terealisasinya akses penghubung kedua desa merupakan upaya pihak swasta yang sebelumnya prihatin atas kondisi masyarakat setempat.

Melalui kolaborasi antara AkzoNobel – perusahaan cat dan pelapis terkemuka di dunia serta produsen International Paint, BMT Group, dan Yayasan Relawan Kampung (YRK), ‘Jembatan Harapan’ (Bridge of Hope) telah dibangun agar penduduk kedua desa tersebut dapat terhubung karena saat ini menyeberang Sungai Ciliman dengan aman.

Nitin Mathew, Country Manager, AkzoNobel Marine Coatings, Indonesia, mengatakan, AkzoNobel bangga atas komitmennya dalam menciptakan lebih banyak kota ‘humanis’ di seluruh penjuru dunia, Kamis (11/8).

“Saya sangat yakin bahwa kerja sama antara AkzoNobel dan BMT dapat membantu meningkatkan kualitas hidup dan membuat perbedaan bagi masyarakat di Desa Mekarjaya dan Desa Sukaresmi. Kami senang dapat berperan dalam mengubah kehidupan masyarakat di kedua desa tersebut,” ucapnya menegaskan.

Melalui proyek ini, AkzoNobel Marine Coatings mendonasikan seluruh cat yang dibutuhkan untuk memastikan jembatan tersebut terlindungi dari karat serta memberikan bimbingan para ahli dalam teknik pengaplikasiannya.

Nitin menambahkan, sejalan dengan komitmen kami dalam mendukung masyarakat, kami berupaya untuk terlibat dalam pengembangan masyarakat yang dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan mereka.

Kami bangga bahwa kami dapat membantu menjaga jembatan ini agar penduduk di kedua desa dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.

“Selain itu, kami juga akan terus mencari cara-cara baru dan inovatif sehingga pelapis dapat memiliki peran penting dalam masyarakat,” ucapnya menandaskan.

Proyek ini merupakan bagian dari inisiatif perusahaan, Human Cities, dalam mendukung komunitas. Program Human Cities sendiri telah dilakukan di Indonesia selama beberapa tahun terakhir dalam mendukung pemulihan dan pelestarian warisan Indonesia.

Salahsatu yang dilakukan baru-baru ini adalah pemulihan di Museum Sejarah Jakarta di Kota Tua. Museum tersebut saat ini sedang dipertimbangkan untuk menjadi salah satu kandidat untuk tempat ke-9 di Indonesia dalam daftar Unesco World Heritage. (aceng/dbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Tahun Baru Islam
Disarankan
Dwi Nopriandi
Ahmad Jazuli
Loading...