Dugaan FS Fiktif Pengadaan Lahan SMA/SMKN Banten Diproses Kejati Banten

KASUS FS FIKTIF ANGGARAN TAHUN 2018

BANTEN,PenaMerdeka – PenaMerdeka – Kasus dugaan Studi Kelayakan atau Feasibility Study (FS) fiktif pengadaan lahan untuk pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) dan Perluasan Sekolah SMAN/SMKN di Dindikbud Provinsi Banten tahun anggaran 2018 belanja jasa konsultan senilai Rp800 juta masih dalam proses.

“Terkait perkara FS masih tahap proses,” ucap Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten Ivan Siahaan Henron saat ditemui di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kejati Banten, Kota Serang, Senin (20/7/2020).

Ia menjelaskan jika saat ini Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sudah mendatangi Kejati Banten.

“BPKP sudah ke sini (Kejati). Tinggal nunggu jumlah kerugiannya,” ungkapnya.

Perkara ini sebelumnya mencuat setelah laporan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Perkumpulan Maha Bidik Indonesia, yang diterima Kejati Banten pada bulan Agustus 2019 silam.

Dalam laporannya, LSM menuding adanya dugaan korupsi senilai Rp800 juta pada kegiatan jasa konsultan Studi Kelayakan atau FS pengadaan lahan untuk pembangunan USB dan Perluasan Sekolah SMAN/SMKN di Dindikbud Provinsi Banten tahun anggaran 2018, yang tersebar di 16 titik lokasi di seluruh Kabupaten/Kota. (hendra)

Disarankan
Click To Comments