Pemkab Bekasi HUT RI Ke 75

Kemenkes Distribusikan Obat Penanganan Covid-19 ke Delapan Provinsi

DELAPAN PROVINSI PRIORITAS

JAKARTA,PenaMerdeka – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mendistribusikan obat penanganan Covid-19 ke delapan provinsi prioritas. Kedelapannya yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Papua.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, Widyawati mengatakan, langkah itu dilakukan sebagai bagian dari upaya penguatan testing-tracing-treatment dalam penanganan Covid-19.

“Kemenkes menjamin ketersediaan obat penanganan Covid-19 bagi pelayanan kepada masyarakat, terutama di 8 provinsi prioritas. Sampai 13 September, Kemenkes telah mendistribusikan obat penanganan Covid-19 ke 8 provinsi tersebut, dengan total lebih dari 1,4 juta kapsul Oseltamivir, 536 ribu tablet Klorokuin, dan lain-lain,” ujar Widyawati dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu (19/9/2020).

Widyawati menjelaskan, juga telah menyiapkan buffer stock obat tersebut agar ketersediaan obat tetap terjaga hingga obat diproduksi kembali.

“Kemenkes juga telah menyiapkan buffer stock obat penanganan COVID-19 yang dapat dimobilisasi segera sesuai kebutuhan di delapan provinsi prioritas,” tuturnya.

Selain ketersediaan obat penunjang penanganan Covid-19, Kemenkes melakukan pemantauan harian terhadap rasio hunian ruang isolasi dan ICU seluruh rumah sakit di Indonesia.

Berdasarkan data RS Onlne per 17 September, rasio pasien yang dirawat dengan keterisian ruang isolasi dan ICU di Indonesia sebesar 39,8 persen.

Sedangkan rasio keterpakaian untuk RS Rujukan Covid-19 di Jakarta 78 persen, Jawa Barat 51 persen, Jawa Tengah 36 persen, Jawa Timur 45 persen, Banten 75 persen, Bali 63 persen, Sulawesi Selatan 22 persen, Sumatera Utara 42 persen.

Sementara itu, Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto sebelumnya mengatakan telah melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi dan rumah sakit agar siap menghadapi lonjakan kasus di daerah.

“Untuk saat ini ketersediaan ruang perawatan masih mencukupi. Ketersedian ruang isolasi dan ICU ini terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan provinsi dan RS untuk selalu siap menambah kapasitas ruang perawatan bagi pasien Covid-19 bila terjadi lonjakan kasus,” kata dia. (jirur)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...