Pemkab Bekasi HUT RI Ke 75

17 Halte Bus TransJakarta Rusak saat Demo UU Cipta Kerja

KERUGIAN DITAKSIR RP45 MILIAR

JAKARTA,PenaMerdeka – Sebanyak 17 halte bus TransJakarta rusak imbas unjuk rasa dari aliansi buruh dan mahasiswa menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) di Jakarta, Kamis (8/10/2020).

PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) menaksir kerugian akibat kerusakan fasilitas mencapai Rp45 miliar.

“Estimasi kerugian yang dialami TransJakarta setidaknya sekitar Rp45 miliar sejauh ini,” kata Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta, Nadia Diposanjoyo, dalam keterangan tertulisnya.

Nadia menjelaskan, estimasi itu berdasarkan 10 halte Transjakarta yang rusak. Yakni Harmoni, Bank Indonesia, Gambir, Sumber Waras, Grogol, dan Dukuh Atas. Kemudian Petojo, Bendungan Hilir, Rumah Sakit Tarakan, serta Kwitang.

Lalu Halte Bundaran Hotel Indonesia (HI), Sarinah, Tosari Baru, dan Tosari Lama. Kemudian Karet Sudirman, Sentral Senen, Senen arah Pulo Gadung, dan Senen arah Harmoni.

“Kami masih menghitung kerugian pasti yang ditimbulkan oleh aksi anarkis yang merugikan,” ujar dia.

PT Transportasi Jakarta, lanjut Nadia, mengecam perusakan sejumlah halte. Sebab, penumpang bakal kesulitan transit bus lantaran proses perbaikan membutuhkan waktu.

Salah satu kerusakan terparah terjadi di Halte Bundaran HI, Jakarta Pusat. Padahal, halte itu baru diresmikan pada 25 Maret 2019.

Nadia mengatakan pihaknya masih mengkaji jadwal operasional Bus Transjakarta untuk besok, Jumat 8 Oktober 2020. Mereka masih memantau perkembangan situasi di lapangan. (jirur)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...