HUT RI 76

Tekan Angka Covid-19, WH: PPKM Mikro Berbasis Komunitas Hingga Tingkat RT dan RW

PEMERINTAH GENJOT PUTUS RANTAI CORONA

SERANG,PenaMerdeka – Gubernur Banten, Wahidin Halim menyatakan, dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro ditekan berbasis komunitas hingga RT dan RW. Hal itu guna penanggulangan terhadap Covid-19.

Pria yang kerap disapa WH ini menyebutkan, peranan utama bupati atau walikota hingga kepala desa atau lurah harus memiliki rasa tanggung jawab kepada negara dalam memutus mata rantai penularan Covid-19.

“Yang mengagetkan, sekarang muncul klaster keluarga. Ada keterbatasan untuk karantina di rumah. Sehingga pemerintah perlu menyediakan ruang karantina untuk tempat singgah,” ujarnya, Rabu (10/2/2021).

Mantan Wali Kota Tangerang ini menegaskan, pemerintah kini sedang bersungguh-sungguh dan mengajak semua pihak untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Vaksinasi pun disebut menjadi salah satu solusi.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy mengatakan, Presiden Jokowi mengintruksikan kepada wilayahnya soal PPKM Mikro wilayah Tangerang Raya serta penguatan ekonomi melalui program belanja langsung secara padat karya.

Andika juga mengungkapkan Presiden Joko Widodo mengapresiasi Provinsi Banten yang telah keluar dari zona risiko tinggi.

“Pelaksanakan PPKM Mikro skala RT/RW dapat memaksimalkan program itu dengan Kampung Tangguh Nusantara yang dibina Polri untuk mengakselerasi penguatan posko tangguh di Desa/Kelurahan,” ungkapnya sampaikan instruksi Presiden.

Andika menambahkan, distribusi vaksin tahap kedua akan diberikan apabila proses vaksinasi tahap pertama sudah selesai.

“Di Provinsi Banten masih ada Kabupaten/Kota yang  belum selesai pelaksanaan vaksinasi tenaga kesehatan tahap pertama. Sementara itu vaksin untuk umum atau mandiri akan diberikan pada bulan Maret 2021,” tukasnya. (red)

Disarankan
Click To Comments