JAKARTA,PenaMerdeka – Pemkot Tangerang, Banten mulai melaksanakan proyek perbaikan di empat ruas jalan mulai dari Jalan M. Toha Karawaci, Jalan Iskandar Muda Neglasari, Jalan Marsekal Suryadarma Neglasari, dan Jalan Sitanala. Pengerjaan itu diperkirakan bakal berlangsung dalam dua bulan ke depan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang, Achmad Suhaely menegaskan, pemberlakukan skema rekayasa lalu lintas dilakukan untuk memastikan kelancaran sekaligus mengantisipasi kemacetan di sejumlah ruas jalan selama proyek perbaikan berlangsung.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang, Achmad Suhaely menegaskan, ada pemberlakukan skema rekayasa lalu lintas dilakukan untuk memastikan kelancaran sekaligus mengantisipasi kemacetan di sejumlah ruas jalan selama proyek perbaikan berlangsung.

”Kami sudah melakukan koordinasi untuk memastikan skema rekayasa lalu lintas ini bisa berjalan lancar, di samping masih terus memasifkan sosialisasi kepada masyarakat luas sekaligus berkoordinasi dengan pihak pelaksana proyek perbaikan untuk menyiapkan flagman yang bisa membantu petugas mengurai kepadatan kendaraan bisa kondisinya diperlukan,” ujarnya, Kamis (13/7/2026).

Suhaely menyebutkan, Pemkot Tangerang telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif yang bisa dimanfaatkan para pengguna jalan.

Pemkot Tangerang mengimbau pengguna jalan menggunakan jalur alternatif Jalan Arya Wangsakara dan Jalan Arya Santikan ke arah Jalan Otista untuk bagi pengguna jalan dari arah Periuk (Pasar Kemis dan lainnya) ke Tangerang Kota via Jalan Raya M. Toha Karawaci dan sebaliknya.

Serta menghindari Jalan Iskandar Muda (dekat Kantor Neglasari) untuk menghindari penumpukan kendaraan selama proyek perbaikan berlangsung.

”Jadi tidak ada yang ditutup penuh, Jalan M. Toha dan Jalan Iskandar Muda sudah disediakan jalur alternatifnya. Sedangkan Jalan Marsekal Suryadarma karena keterbatasan ruang jalan yang tidak memungkinkan adanya pengalihan arus penuh jadi akan diterapkan contraflow, kalau Jalan Sitanala tidak diberlakukan rekayasa apapun,” tambahnya.

”Skema rekayasa lalu lintas ini akan berlangsung selama proyek perbaikan masih berlangsung. Oleh karenanya, kami mengimbau kepada masyarakat dan pengguna jalan untuk terus memantau perkembangan informasi terbaru melalui akun-akun media sosial resmi yang disediakan Pemkot Tangerang,” pungkasnya.

Penulis: HisyamEditor: Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *