HUT RI 76

Demokrat Desak Pusat, Pemprov, Pemkab dan Pemkot Tangerang Bareng Tuntaskan Banjir

ZULFIKAR JANJI KAWAL ANGGARAN PENUNTASAN BANJIR

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Zulfikar Hamonangan Anggota DPR-RI asal fraksi Partai Demokrat menyoroti perihal musibah banjir yang menimpa warga Kota Tangerang.

Seperti diketahui, akibat curah hujan tinggi, sedikitnya sekitar 3800 KK beberapa hari lalu yang tercatat sebagai langganan banjir lagi-lagi terpaksa menelan pil pahit.

Pria yang akrab dipanggil Bang Zul itu menyebutkan, warga terdampak banjir butuh uluran tangan dari berbagai pihak. Yang dibutuhkan warga terdampak mulai bahan makanan, minuman, obat-obatan, pakaian, perlengkapan bayi serta kebutuhan lainnya.

“Bantuan kepada warga terdampak jangan sampai terlewatkan,” tukas Zulfikar kepada wartawan, Kamis (25/2/2021).

tuntaskan banjir
Anggota DPR-RI Zulfikar H saat terjun mengirim bantuan ke salah satu titik lokasi banjir di Kota Tangerang

 

Maka itu kata Zulfikar, Fraksi Partai Demokrat DPR-RI beberapa hari belakangan sejak musibah datang sudah andil memberikan bantuan.

Bersama tim dan Satgas Angkatan Muda Penggerak Demokrat (AMPD) bahkan kerap menerobos banjir dengan ketinggian satu meter.

“Tim mendistribusikan bantuan dan melakukan evakuasi warga. Kita sudah mencoba meringankan untuk membantu pemerintah daerah. kami turun di Kelurahan Periukjaya. Sebelumnya juga dilakukan tim di Ciledug Indah,” kata politisi partai Demokrat ini.

Dia menambahkan, di wilayah terdampak banjir parah terdapat rumah-rumah yang nyaris tenggelam, seperti rata dengan air banjir. Lalu kerugian materil lainnya yakni sejumlah barang terendam dan perabotan milik warga juga dikabarkan hanyut terbawa air.

Zulfikar menyebutkan, persolan banjir di wilayah Tangerang Raya agar semua elemen pemerintahan dari pusat, Pemkot dan Pemkab Tangerang hingga Pemprov Banten bekerja maksimal memberikan solusi.

Pasalnya persoalan banjir setiap musim penghujan dengan curah tinggi selalu menghantui warga.

“Pemerintah pusat harus turun untuk mencari solusi banjir,” ungkap Bang Zul.

Menurutnya, kalau banjir di wilayah Kota Tangerang salah satunya karena tanggul atau turap yang dibangun Pemkot Tangerang belum maksimal.

DAMPAK BANJIR AKSES KEGIATAN EKONOMI TERSENDAT

Zulfikar juga menegaskan, banjir selain berdampak kepada warga sekitar dekat sungai, tetapi saat banjir masih berlangsung dapat melumpuhkan roda ekonomi.

“Akses ekonomi tersendat. Banyak warga yang meliburkan diri bekerja karena akses terputus. Begitu juga dengan sistem suplay dan permintaan distribusi barang, pasti terputus. Karena akses kena banjir. Ini tidak bagus untuk sistem roda ekonomi.”

“Saya meminta agar wali kota Tangerang, bupati Tangerang, dan gubernur Banten menyelesaikan masalah ini. Kasihan warga. Setiap kali hujan, selalu kebanjiran. Saya berharap banjir tidak lagi terjadi di wilayah ini,” kata Zulfikar.

“Saya pun siap mengawal anggaran di tingakat pusat jika memang anggaran kota dan kabupaten serta pemprov Banten tidak cukup untuk enyelesaian masalah banjir,” pungkas Zulfikar. (hisyam)

Disarankan
Click To Comments