4.800 Lansia di Kota Tangerang Divaksin Covid-19

DIBAGI DI 104 KELURAHAN

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Sebanyak 4.800 warga lanjut usia (lansia) yang diprioritaskan umur diatas 70 tahun mendapat kuota vaksinasi covid-19 di Kota Tangerang. Dari total itu, dibagi kepada 104 kelurahan yang ada di kota berjuluk akhlakul karimah tersebut.

“Mulai hari ini, sudah mulai melakukan vaksinasi khususnya buat orang tua yang diprioritaskan umurnya di atas 70 tahun,” ujar Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah saat meninjau vaksinasi lansia di Puskesmas Karawaci Baru, Selasa (9/3/2021).

Arief menjelaskan, proses pendataan untuk lansia dilakukan melalui aplikasi yang dibuat oleh masing-masing puskesmas di Kota Tangerang. Nantinya, warga mengisi data dan melakukan verifikasi hingga Sabtu depan mendatang.

“Ini sudah dibagi, kita dapat kuota 4.800 dibagi di 104 kelurahan. Nanti di koordinasikan teman-teman puskesmas sampai dengan hari Sabtu,” katanya.

“Jadi prosesnya pendaftaran melalui online nanti di verifikasi, mudah-mudahan semuanya bisa berjalan dengan lancar. Jadi masing-masing puskesmas melakukan koordinasi dengan lurah dan camat. Kayak di Cibodas pakai sekolahan, kalau di Karawaci pakai GOR,” lanjutnya.

Arief meminta, pemerintah pusat terus memberikan distribusi vaksin kepada pemerintah daerah khususnya Kota Tangerang. Sebab, banyak masyarakat di wilayahnya meminta untuk di vaksin covid-19.

“Intinya kita tetep pelaksanaannya berjalan dengan baik, ini kan banyak sekali masyarakat meminta di vaksin. Kita Do’akan pusat memberikan distribusi vaksinnya ke pemerintah daerah, khususnya Kota Tangerang,” ucapnya.

Arief menambahkan, bagi masyarakat yang masih ragu melakukan vaksinasi, agar tidak takut. Sebab, dirinya sudah hampir satu bulan dan kondisinya sehat. Pastikan juga, sesudah dan sebelum di vaksin dalam kondisi sehat.

“Kalau yang masih ragu saya sudah di vaksin kurang lebih satu bulan, ini kondisinya sehat. Pastikan juga pas mau di vaksin kondisinya sehat, yang penting sebelum atau sesudah di vaksin tetap melakukan protokol kesehatan,” jelasnya. (hisyam)

Disarankan
Click To Comments