HUT RI 76

Dua Sekolah di Kota Tangerang Ikut LSS Tingkat Nasional

DORONG POLA HIDUP SEHAT

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Dua sekolah di Kota Tangerang mengikuti Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat nasional 2021. Keduanya yaitu Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pasar Baru 1 dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1.

“Hari ini kita ketahui ada beberapa Lomba Sekolah Insyallah ada dua, yaitu SDN Pasar baru 1 dan SMPN 1 dan hari ini tim langsung menilai,” ucap Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin, Selasa (23/3/2021).

Jamaluddin mengatakan, sekalipun di tengah pandemi covid-19 ataupun tidak mengikuti lomba seluruh sekolah dipantau untuk selalu menjaga kebersihan.

“Pak Wali Kota sudah menyampaikan untuk kedepannya harus Adiwiyata. Artinya bahwa sekolah itu harus bersih, rindang, sehat dan kondusif sehingga proses belajar mengajar maksimal,” katanya.

Kedepannya, sekolah SD dan SMP negeri harus mengikuti Adiwiyata dan kalau ada sekolah yang tidak ikut, kepala sekolahnya akan di non job. Sedangkan, swasta terkait dengan intensif dan sebagainya tidak akan dicairkan.

“Kalau sudah ikut Adiwiyata pasti sekolah sehat, tinggal menjaganya saja. Saya rasa tidak masalah kita akan gali kedepan bagaimana mendorong pengusaha untuk membantu sekolah swasta,” ucapnya.

Untuk indikator penilaiannya, kata Ketua Tim Juri LLS Provinsi Banten, Muhammad taqwim mulai dari lingkungan sekolah yang bersih, memiliki sumber air bersih yang memadai dan memiliki kantin sekolah yang memenuhi syarat kesehatan, dan memiliki toilet serta kamar mandi bersih dan menerapkan kawasan tanpa rokok di lingkungan sekolah.

“Selain itu harus juga memiliki ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan program UKS yang melaksanakan Trias UKS, yaitu pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan, dan pembinaan lingkungan sehat,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengharapkan, adanya penilaian sekolah sehat ini bukan sekedar seremonial saja. Namun, harus menjadi budaya masyarakat dalam menjalani pola hidup bersih dan sehat.

“Maka yang bisa menjadi vaksin sekarang ini adalah membudidayakan masyarakat dalam hidup sehat. Yaitu protokol kesehatan untuk budidaya hidup sehat,” ujarnya.

Terlebih, Arief menjelaskan di tengah pandemi covid-19 yang menuntut agar seluruh elemen masyarakat menjalankan hidup bersih. Untuk itu bisa dimulai dari sekolah.

“Ini bukan untuk kebaikan kami tapi buat kebaikan kota ini (Tangerang). Kalau bisa menanamkan nilai-nilai hidup bersih, sehat melakukan protokol kesehatan dengan benar,” katanya.

“Semangat kita mewujudkan sekolah sehat gimana untuk kota sehat dan menjadi program agar mendorong seluruh warga agar budaya hidup sehat menjadi budaya akhlakul karimah,” lanjutnya. (hisyam)

Disarankan
Click To Comments