HUT RI 76

PMI Kecamatan Pinang Pasok Logistik di Dapur Umum Micro Lockdown Panunggangan Utara

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Pinang memasok logistik di dapur umum micro lockdown wilayah RT 03, RW 01, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.  Hal ini untuk mensuplai bantuan pangan bagi warga yang tengah menjalani isolasi mandiri.

“Kami hari ini meninjau dan memasok bahan logistik di dapur umum. Dimana tempat ini untuk menyuplai dukungan logistik bagi masyarakat yang sedan isolasi mandiri,” kata Ketua PMI Kecamatan Pinang, Mumu Rohimu, Kamis (24/6/2021).

Selain itu, Mumu menjelaskan, untuk menekan angka penyebaran virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut pihaknya melaksanakan penyemprotan disinfektan ke jalan-jalan utama, gang-gang bahkan ke dalam dalam rumah warga di wilayah tersebut.

“Dan ini akan kita lakukan secara masif setiap hari di seluruh wilayah Kecamatan Pinang menyusul lonjakan covid-19 makin tinggi di Kota Tangerang. Harapan kita masyarakat tetap juga mengikuti aturan yang ada, yaitu protokol kesehatan,” jelasnya.

Sebelumnya, Jumlah positif Covid-19 di Kelurahan Panunggangan Utara Kecamatan Pinang, Kota Tangerang bukan 15 melainkan terkonfirmasi 73. Hal tersebut diungkapkan oleh Lurah Panunggangan Utara, Warji.

Warji mengatakan jumlah itu diketahui setelah Puskesmas Panunggangan Utara melakukan swab tes PCR kepada warga.  “Iya informasi dari Puskesmas Panunggangan. Kalau dari puskesmas artinya mereka sudah di PCR. Satu kelurahan 73 warga yang positif,” ujarnya

Kata Warji, kasus Covid-19 di wilayah terus mengalami peningkatan sejak Minggu, (13/6/2021) hingga sekarang. Mulanya hanya sebagain warga saja yang positif Covid-19. Lalu, pihak Puskesmas melakukan tracing sampai menemukan 73 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Iya berjalan terus, kemarin ditemukan 3 hari lalu. Mulai melonjak , dari tanggal 13 (Minggu/13/6/2021) sampe sekarang, 7 hari itu naik terus,” jelas Warji.

“Jadi kan setiap hari itu (tracing) masyarakat itu kalau ada yang keluhan, ada yang masuk rumah sakit. Ada yang ini itu, berbagai macam, jadi nggak langsung serentak antigen, enggak,” tambah Warji.

Dari 73 warga yang positif Covid-19, 37 diantaranya terdapat di Perumahan Sekretarian Negara RW 3. Totalya mencapai 37 warga.  “Yang paling banyak di Sekneg, 37 warga yang kena,” kata Warji.

Warga tersebut kemudian menjalani isolasi. Namun, karena penuhnya Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT) dan Rumah Sakit, maka rata-rata warga melakukan isolasi mandiri di rumah. “75 persen Isman (isolasi mandiri). Kan Rumah sakit dan RIT penuh,” katanya. (hisyam)

Disarankan
Click To Comments