HUT RI 76

Wali Kota Tangerang Klaim Warga Belum Terinformasikan Soal Kerumunan Vaksinasi

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah mengklaim masyarakat belum terinformasikan dengan baik. Hal itu terkait membeludaknya peserta vaksinasi covid-19, Selasa (29/6/2021) hari ini.

“Kerumunan hari ini terjadi, karena masyarakat belum terinformasikan dengan jelas. Bahwa yang divaksinasi yang sudah mendaftarkan diri,” ujarnya saat ditemui di Puspemkot Tangerang.

Arief mengatakan, saat pendaftaran itu sudah jelas ada waktu dan jam vaksin virus yang berasal dari Wuhan, China itu. Jadi, diminta masyarakat yang tidak mendapatkan waktu dan jam agar menyesuaikan kehadirannya.

“Pemkot Tangerang per-hari mengadakan 15 ribu vaksin Di 108 titik. Yang belum dapat jadwal enggak usah memaksakan diri, karna juga tidak akan dilayani sementara,” katanya.

“Sehingga mereka akan dilayani pada jadwal-jadwal yang sudah diagendakan di sistem vaksinasi tangerangkota.go.id. sehingga semua aman, dan lancar,” lanjutnya.

Sebelumnya, Peserta vaksinasi covid-19 di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, membeludak kembali, Selasa (29/6/2021). Antrean yang berdesakan acuh protokol kesehatan (prokes) sampai ke luar kantor wali kota itu pun hingga peserta dorong-dorongan terjadi.

Pantauan langsung di lokasi, mulai pukul 07.20 WIB peserta mulai berdatangan dari berbagai kecamatan di kota berjuluk akhlakul karimah itu. Antrean mengular hingga keluar seperti di Masjid Al Adzhom, Taman Elektrik, bahkan sempat melingkari kantor wali kota itu.

Petugas gabungan dari pihak Pemerintah Kota Tangerang dan TNI Polri nampak kewalahan mengatur tahapan vaksinasi virus yang berasal dari Wuhan, China  itu dan memberi imbauan.

Ketika bergantian waktu untuk vaksinasi pagar pun sempat ditutup sekitar pukul 09.30 WIB. Sekitar pukul 10.00 WIB, pihak Pemerintah Kota Tangerang membuka gerbang barat agar peserta vaksinasi dapat mengantre di area parkir kawasan perkantoran pemerintahan itu.

Meski demikian, saat gerbang dibuka peserta pun dorong-dorongan dengan kerumunan yang berdempetan itu berebut antrean paling depan. Aparat yang ada tengah berupaya untuk membuat jarak di antara peserta vaksinasi. (hisyam)

Disarankan
Click To Comments