HUT RI 76

Jajal Angkot SiBenteng Tangerang: Masih Dinikmati Wahana Wisata, Kurang Tempat Pemberhentian Hingga AC Kurang Dingin

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Menaiki angkutan kota (angkot) SiBenteng, sangat berbeda jauh rasanya dengan menaiki angkot pada umumnya. Sebab, angkutan ini pun sudah disulap menjadi lebih nyaman lantaran sudah dilengkapi fasilitas pendingin ruangan hingga charger untuk para penumpang mengisi daya gedgetnya.

Selang sehari setelah peresmian perluasan trayek angkot SiBenteng, penamerdeka.com bersama anggota DPRD Kota Tangerang, Andri S Permana berkesempatan menaiki angkutan trayek baru itu dengan Rute Gatot Subroto – Perum Bugel Mas Indah 6 – Perum Pondok Arum.

Berangkat dari Terminal Cimone, Kecamatan Karawaci menuju Perumahan Bugel Mas Indah, Kecamatan Karawaci, pada Selasa (12/10/2021) pagi.

AC KURANG DINGIN MELINTASI TEMPAT BERGESEKAN

Pantauan langsung menjajal angkot SiBenteng tersebut saat memasuki kedalam nampak kursi dibaluti alas kulit nan empuk diduduki. Nampak pula pintu yang dioperasikan oleh sang sopir membuat susana beda pada umumnya dengan suasana yang bersih dilengkapi charger untuk fasilitas penumpang.

Namun, saat pertama menaiki angkutan tersebut masih dalam suasana panas walaupun sudah ada pendingin ruangan yang berjejer diatas. Sebab hal itu lantaran masih adanya celah angin luar masuk dari pintu masuk penumpang yang membuat suasana gerah.

Mengitari rute dari Terminal Cimone menuju ke Perum Bugel Mas Indah nampak pula tempat pemberhentian untuk mengangkut penumpang. Memasuki perum, jalan yang begitu agak sempit angkot dengan kendaraan roda empat lainnya sempat mengalami kendala lantaran harus bergantian melaju.

img 20211012 165222
Angkot SiBenteng saat melintasi rute di Perum Bugel Mas Indah.

Mengenakan kemeja batik, anggota dewan nyentrik duduk di bangku penumpang persis di belakang pengemudi. Selama perjalanan, ia juga sempat bertanya kepada sopir soal tata cara menaikturunkan penumpang. “Kalau penumpang naik bisa di jalan atau di mana pak?”tanya Andri kepada sang sopir.

Oleh pengemudi, kemudian dijawab hanya menaikturunkan tak boleh sembarangan melainkan di bus stop atau halte saja.

Selain itu, ia juga sempat mengecek fasilitas charger ponsel yang tersedia. Fasilitas ini juga berfungsi dengan baik. Kurang lebih setengah jam naik SiBenteng, Andri kemudian turun di pemberhentian tepat di tengah-tengah Perumahan Bugel Mas.

Usai rehat sejenak, ia secara tidak sengaja berjumpa dengan rombongan ibu-ibu yang juga hendak menjajal transportasi tersebut. Rupanya mereka penasaran setelah mendapat pemberitahuan dari pihak RT/RW masing-masing bahwa ada angkot ber-AC yang gratis masuk wilayah perumahan mereka.

Sempat bercakap-cakap sebentar, rombongan ibu-ibu tersebut kemudian langsung naik angkot berwarna oranye putih itu.

“Hari ini saya mencoba agar uji coba tidak harus langsung dilakukan kepada masyarakat. Akan tetapi kami para stakeholder hendaknya melakukan uji coba terlebih dahulu, karena apabila bagi kita nyaman, mudah-mudahan bagi masyarakat juga nyaman,” ujar pria yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kota Tangerang.

KURANG TEMPAT PEMBERHENTIAN PENUMPANG

Setelah melakukan uji coba, Andri menyimpulkan bahwa pada tahap ini masyarakat masih didorong oleh rasa penasaran untuk menjajalnya. “Untuk awal, kami melihat transportasi ini masih dinikmati untuk wahana rekreasi, belum sebagai moda transportasi massal,” ucapnya. Namun begitu, ia mengaku cukup nyaman dengan fasilitas yang tersedia.

“Paling tambahannya hanya pemberhentian bus stop di beberapa titik yang perlu ditambah. Dan yang paling penting adalah jangkauan aksesnya, karena kami juga berharap agar transportasi ini menjadi triger stimulus supaya PNS juga mau menggunakan transportasi umum sehingga target RPJMD (Rencangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah) untuk mengurangi kemaceten bisa segera terealisasikan,” katanya.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Bugel Mas Indah, Ngadino menyampaikan, rasa terima kasihnya kepada Pemkot Tangerang yang sudah menyediakan fasilitas angkot SiBenteng.

“Saya sebagai tokoh masyarakat Bugel Mas Indah menyampaikan terima kasih atas kehadiran angkot yang selama ini masyarakat mungkin susah mendapatkan angkot yang masuk Perumahan Bugel Mas Indah akhirnya bisa mendapatkan fasilitas di perumahan,” jelasnya. (hisyam)

Disarankan
Click To Comments