HUT RI 76

Efek Perjuangan RA Kartini Menempatkan Perempuan Indonesia Dihargai

Rupanya antara di Indonesia dan negara lain, soal menempatkan kaum hawa dengan terhormat masih sangat berbeda. Perjuangan RA Kartini membela kaum perempuan ternyata berefek hingga sekarang.

Buktinya di negara luar kaum wanita secara fakta masih banyak yang menganggap perempuan adalah kaum lemah, kendati kesetaraan gender telah menjadi isu internasional.

Seperti dilansir Boldsky, bahkan kaum hawa bahkan tak berani keluar dari rumahnya karena mereka khawatir akan diganggu oleh kaum lelaki. Berikut adalah daftar sejumlah negara-negara yang paling tidak aman bagi perempuan.

1. Kongo

Menurut laporan yang dihimpun oleh American Journal of Public Health, setidaknya 1.150 perempuan menghadapi pelecehan seksual setiap hari di Kongo. Hal ini menjadikannya sebagai salah satu negara paling berbahaya bagi perempuan untuk tinggal.

2. Afganistan

Afganistan adalah salah satu negara paling berbahaya bagi perempuan untuk menetap. Tak hanya mendapat perlakuan kasar dari lelaki, perempuan juga tidak diperbolehkan untuk menimba ilmu sehingga membuat mereka sangat tergantung pada lelaki.

3. India

Baik itu pemerkosaan, pernikahan anak di bawah umur atau bahkan perdagangan manusia, terjadi di India setiap hari. Terlepas dari semua ini, lebih dari 50 juta kasus pembunuhan bayi perempuan telah dilaporkan selama 30 tahun terakhir. Kondisi ini membuat India tidak aman bagi kaum hawa.

4. Somalia

Ada banyak pelecehan seksual, pernikahan anak dibawah umur dan angka kematian ibu yang tinggi di Somalia yang .embuat negara itu tidak aman bagi perempuan.

5. Kolumbia

Menurut laporan, negara ini memiliki jumlah kasus kekerasan pada perempuan tertinggi di dunia. Bagian yang paling mengganggu adalah bahwa pelaku tidak dihukum seberat kejahatan keji yang mereka lakukan.

6. Meksiko

Sistem hukum Meksiko tidak melindungi perempuan dari potensi kekerasan dalam rumah tangga dan kejahatan seksual. Tak sedikit perempuan yang datang dan melaporkan pelecehan seksual tapi hukum sepertinya tuli dan mereka tidak mendapatkan keadilan

7. Mesir

Sistem peradilan Mesir tidak melindungi hak-hak perempuan. Tidak hanya itu, kaum hawa juga dirampas hak-hak mereka untuk menjalani pernikahan, perceraian, atau bahkan hak asuh anak. (agus/dbs)

Disarankan
Click To Comments