Forum Benteng Toleransi Kota Tangerang Hadirkan Simbol Kebhinekaan dan Kerukunan Umat Beragama

JADI KOTA YANG HARMONIS DAN DAMAI

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Forum Benteng Toleransi Kota Tangerang resmi dikukuhkan dan deklarasi dalam rangka menyongsong Bulan Suci Ramadhan 1443 H, Selasa (22/3/2022). Diharapkan, adanya forum tersebut bisa menghadirkan simbol kebhinekaan dalam kerukunan umat beragama.

Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah sangat mengapresiasi kegiatan toleransi umat beragama yang tergabung dalam Forum Benteng Toleransi. Dimana, kegiatan itu difasilitasi dan juga didukung Kapolres, Dandim serta semua tokoh lintas agama.

“Intinya kita menginginkan kota Tangerang menjadi kota yang harmonis dan damai, mudah-mudahan menjadi cerminan bahwa kebersamaan persatuan dan kesatuan harus terus terjaga, baik dari para tokoh agama dan masyarakat serta generasi muda,” ujarnya di Mapolres Metro Tangerang Kota.

Arief juga berharap semua elemen masyarakat turut berperan menjaga keharmonisan Kota Tangerang. Sebab, apabila semua bersatu antar umat beragama menjadi kota yang di rahmati sehingga kota berjuluk Akhlakul Karimah tersebut dapat dinikmati semua lapisan masyarakat.

Sejalan disampaikan Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Komarudin, menyebutkan dirinya merasa bangga berada ditengah-tengah para tokoh agama yang tergabung dalam Forum Benteng Toleransi. 

“Masyarakat kota Tangerang harus bangga bahwasanya beliau-beliau ada untuk kita menjaga tatanan kehidupan masyarakat,” tutur Komarudin.

Menurutnya, setiap warga Kota Tangerang memiliki kewajiban dalam menjaga toleransi antar agama, suku, kelompok dan lain sebagainya, jangan abai. Apalagi dalam beberapa waktu kedepan umat Islam akan menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan 1443 hijriah. 

“Aktifitas kehidupan harus berjalan normal, aman dan nyaman sehingga tidak perlu ada hal-hal yang dikhawatirkan,” katanya.

“Ini bisa terwujud hanya dengan peran serta seluruh lapisan masyarakat, awasi setiap perilaku-perilaku yang meresahkan laporkan kepada kami untuk kami tindak lanjuti dan Forum Benteng Tangerang memiliki peran menyampaikan ke masyarakat tentang Kamtibmas,” sambungya.

Sementara, ketua Forum Benteng Toleransi Sadjiran Tarmidzie, menyampaikan forum ini merupakan buah pemikiran lama yang menghidupkan kembali nostalgia masa lalu. Menurut dia, dulu pada tahun 1989 sudah pernah terbentuk Forum Kerukunan Umat Tangerang.

“Jadi, toleransi antar umat agama kita hidupkan kembali di Kota Tangerang, Mudah-mudahan ini berjalan dengan baik, sudah ada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), saling kerjasama FKUB lembaganya, Forum Benteng Toleransi (FBT) teknis orang-orangnya,” pungkasnya. (hisyam)

Disarankan
Click To Comments