KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Marketplace Plaza Banten mencatatkan tren positif dalam target Gross Merchandise Value (GMV) yang mana, realisasi transaksi mencapai sebesar Rp64 miliar sepanjang tahun 2025 dengan berhasil melampaui dari target Rp55 miliar.
Hal itu disebut menandai penguatan ekosistem perdagangan digital daerah serta meningkatnya kepercayaan pelaku UMKM dan mitra terhadap platform Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PPMSE) milik daerah.
Plaza Banten sendiri merupakan platform PPMSE yang dimiliki dan dikelola oleh PT Agrobisnis Banten Mandiri (Perseroda), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Banten, melalui Divisi Riset dan Teknologi Informasi sebagai pengelola operasional sistem dan layanan digital.
Kepala Divisi Riset dan Teknologi Informasi (RTI) PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM) Endang Saputra mengatakan, capaian GMV mencerminkan hasil sinergi lintas divisi dan kolaborasi pemangku kepentingan yang dijalankan dalam kerangka tata kelola perusahaan akuntabel, khususnya melalui penguatan sistem dan operasional platform PPMSE.
Fungsi pengawasan oleh Satuan Pengawasan Intern (SPI), dukungan tata kelola dan koordinasi kelembagaan oleh Sekretaris Perusahaan, pengelolaan keuangan yang disiplin dan berorientasi layanan oleh Divisi Keuangan, serta penguatan sistem dan operasional platform oleh Divisi Riset dan Teknologi Informasi sebagai pengelola PPMSE Plaza Banten.
“Hal ini (kolaborasi) yang menjadikan fondasi utama pertumbuhan transaksi sepanjang tahun 2025,” ucapnya dalam keterangan resmi yang diterima PenaMerdeka, Jum’at (2/1/2026).
Endang menjelaskan, sepanjang 2025 proses proses pembayaran kepada seller menjadi salah satu fokus khususnya divisi keuangan guna memastikan perputaran usaha pelaku UMKM dan mitra tidak terganggu serta berjalan secara lancar dan berkelanjutan.
“Oleh karena itu, kepastian pembayaran yang tepat waktu dipandang sebagai faktor penting dalam menjaga kepercayaan pengguna terhadap layanan Plaza Banten,” ujarnya.
Sebagai standar layanan, pembayaran kepada seller diselesaikan maksimal dalam waktu tiga hari sesuai dengan Service Level Agreement (SLA) yang ditetapkan.
Ketentuan ini menjadi tolok ukur kinerja layanan keuangan dan terus dijaga konsistensinya agar proses bisnis para pelaku usaha dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Sementara itu, Divisi Riset dan Teknologi Informasi secara berkelanjutan memperkuat keandalan platform, integrasi sistem, keamanan transaksi, serta transparansi data.
Hal itu kata Endang, optimalisasi sistem berperan langsung menjaga kelancaran operasional PPMSE Plaza Banten, meningkatkan efisiensi proses transaksi, serta mendukung kepercayaan pengguna terhadap layanan digital.
Perlu dipahami bahwa nilai GMV mencerminkan total transaksi antara penjual dan pembeli di platform Plaza Banten, bukan laba perusahaan.
Pendapatan pengelola PPMSE berasal dari fee layanan dalam persentase terbatas, yang digunakan untuk menjaga keberlanjutan operasional sistem serta pengembangan layanan digital.
Setelah sebelumnya PPMSE Plaza Banten berhasil terintegrasi dan tercatat dalam sistem e-Procurement LKPP versi 6, capaian GMV tahun 2025 semakin memperkuat optimisme pengembangan platform ke depan.
Sejalan dengan capaian tersebut, Plaza Banten dipandang memiliki potensi untuk melakukan ekspansi layanan ke delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten, sekaligus mengembangkan layanan transaksi umum di luar transaksi pemerintah.
Pengembangan ini diarahkan untuk memperluas partisipasi UMKM, meningkatkan volume transaksi, serta memperkuat peran BUMD dalam ekosistem ekonomi digital daerah.
Endang menjelaskan, kedepan pengembangan dan ekspansi layanan Plaza Banten akan dilakukan bertahap dengan tetap mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, keandalan sistem, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Dukungan dan sinergi dari Pemerintah Provinsi Banten menjadi faktor penting dalam memastikan perluasan layanan tersebut dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Endang menambahkan, PT ABM tetap berkomitmen untuk melanjutkan penguatan kolaborasi lintas divisi dan pemangku kepentingan, memperluas partisipasi UMKM, serta meningkatkan kualitas layanan digital Plaza Banten.
“Dengan fondasi tata kelola yang kuat, sistem yang andal, dan koordinasi lintas fungsi yang terjaga, Plaza Banten optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan berkelanjutan serta memberikan dampak ekonomi nyata bagi Provinsi Banten,” pungkasnya.







