KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Pemerintah Kota Tangerang, Banten melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bersinergi dengan Fatayat NU Kota Tangerang resmi menggelar kegiatan Ramadan Karim di Masjid Agung Al-Ittihad.

Perhelatan tersebut hadir sebagai ruang syiar Islam sekaligus upaya merawat tradisi budaya lokal dalam semarak menyambut bulan suci Ramadhan kembali terasa di Kota Tangerang.

Salah satunya dalam rangkaian Ramadan Karim Al-Ittihad, digelar lomba hadroh tingkat umum yang menarik minat puluhan peserta bukan dari Kota Tangerang saja, namun mencakup Jabodetabek.

Ketua Panitia Gebyar Ramadan Karim Al-Ittihad 2026, Aulia Destifa mengatakan, bahwa kompetisi tersebut merupakan bagian dari rangkaian panjang acara yang telah dimulai sejak pertengahan Februari lalu.

“Untuk hari ini, kami melaksanakan Lomba Hadroh dua sesi, pagi dan siang. Total ada 35 grup peserta yang hadir dari se-Jabodetabek,” ujarnya saat ditemui langsung di lokasi acara, Rabu (4/3/2026).

Meskipun dibuka kategori umum, Aulia mencatat bahwa minat terbesar datang dari kalangan pelajar yang mana peserta mulai dari tingkat SMP, SMA, hingga mahasiswa turut memeriahkan panggung kompetisi.

Dalam perlombaan ini, setiap grup wajib membawakan dua shalawat, namun ada yang wajib dibawakan yakni, Shalawat Nahdliyin atau Syubbanul Wathon, disusul dengan selawat pilihan yang bersifat umum.

Adapun kriteria penilaian yang ditetapkan dewan juri meliputi tiga poin utama, yakni adab penampilan dan sikap sejak peserta datang hingga tampil di atas panggung.

“Lalu irama dan vokal: kualitas suara dan keselarasan nada, Pukulan Hadroh: teknik dan harmonisasi pukulan alat musik hadroh serta selawat yang dibawakan,” katanya.

Untuk menjaga objektivitas, panitia menghadirkan juri berkompeten dari kalangan ustaz pondok pesantren, ketua komunitas hadroh Azzahir, serta perwakilan pengurus Fatayat.

Persaingan dipastikan sengit mengingat panitia menyiapkan apresiasi berupa uang tunai bagi pemenang. Juara pertama akan membawa pulang hadiah sebesar Rp5.000.000, disusul juara kedua Rp3.500.000, dan juara ketiga senilai Rp3.000.000.

Rangkaian Acara Menuju Puncak
Lomba Hadroh ini merupakan salah satu dari sekian banyak agenda Gebyar Ramadan Karim Al-Ittihad. Sebelumnya, acara telah dibuka dengan karnaval pada 14 Februari oleh Wali Kota Tangerang.

Sederet rangkaian bakal berlanjut, yakni Talkshow Gen Z bersama Wirda Mansur dan lomba mewarnai tingkat TK/PAUD, Lomba Tari Kreasi, bedah buku J.S. Khairen, serta tausiyah Ustaz Wijayanto.

Kemudian Lomba Grebeg Sahur dan santunan anak yatim, Puncak acara dengan Family Show, pembagian doorprize (sepeda, kompor, dll), serta penutupan oleh Nada Sikkah.

“Harapannya kegiatan ini dapat menjadi wadah syiar Islam sekaligus mempererat silaturahmi warga Tangerang menjelang bulan puasa,” tutup Aulia.

Penulis: HisyamEditor: Red

Loading...