JAKARTA,PenaMerdeka – Polri mencatat, sebanyak 168.159 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui empat gerbang tol utama pada Minggu (22/3/2026) atau hari kedua Idulfitri 1447 H atau H+2 Lebaran.

“Pada Minggu pukul 06.00 hingga 22.00 WIB, jumlah kendaraan yang keluar Jakarta melalui empat gerbang tol utama mencapai 168.159 kendaraan, meningkat 65,79 persen dibandingkan volume normal dan naik 2,06 persen dibandingkan Lebaran tahun 2025,” ucap Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Marupa Sagala dalam keterangannya, Senin (23/3/2026).

Marupa mengatakan, tingginya pergerakan kendaraan tersebut menjadi bagian dari dinamika arus mudik yang masih berlangsung.

Sementara itu, arus balik ke Jakarta mulai terlihat dari kendaraan yang masuk ke Jakarta tercatat sebanyak 122.994 unit.

Angka tersebut turun sekitar 3,66 persen dibandingkan kondisi normal, tapi meningkat 3,73 persen dibandingkan Lebaran tahun sebelumnya.

“Arus balik sudah mulai terlihat dengan peningkatan volume kendaraan secara bertahap. Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan memanfaatkan kebijakan yang ada agar perjalanan dapat dilakukan secara bertahap,” jelas Marupa.

Adapun puncak arus balik diprediksi terjadi pada 24 Maret serta 28-29 Maret 2026.

Untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus balik, Polri bersama pemangku kepentingan akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional, seperti contraflow dan sistem one way, baik lokal maupun nasional.

Selain itu, masyarakat juga diimbau memanfaatkan jalur alternatif, termasuk ruas Tol Jakarta-Cikampek II Selatan guna menghindari kepadatan di jalur utama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *