HUT RI 76

Gubernur Didesak Komunikasi ke Menteri Soal Nasib Honorer K1 Pemrov Banten

Merasa belum diakomodir untuk diangkat menjadi CPNS puluhan tenaga honorer kategori satu (K1) Pemprov Banten mendesak kepada Gubernur Banten untuk segera merealisasi nasib 359 tenaga honorer tersebut.

Sebanyak 30 pegawai yang belum jelas diangkat tersebut datang melakukan audensi kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Samsir di ruang kerjanya, Kamis (15/9).

“Audiensi tadi tujuannya untuk meminta Kepala BKD menyampaikan ke Pak Gubernur agar langsung saja menemui Menpan, bicara secara lisan. Kalau sekarang kan katanya belum ada balasan surat dari sana, nah jangan nunggu balasan surat lah, lama,” kata Arif Munandar, Divisi Humas Forum Honorer K1 Pemprov Banten, ditemui usai audiensi.

Lewat BKD, mereka meminta Gubernur Banten segera menemui Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abrur untuk menyelesaikan persoalan 359 honorer K1 yang belum diangkat CPNS.

“Mungkin kan ada kontak-kontak (komunikasi) gubernur dengan menteri langsung. Dan tadi Pak Samsir berjanji akan menyampaikan itu ke Pak Gubernur,” tukasnya.
Ia berharap segera ada kejelasan terkait pengangkatan honorer K1 yang selama ini terkatung-katung.

“Papua saja yang hampir seribu lebih K1-nya, setelah gubernurnya menemui menteri, diangkat semua. Nah, kami inginnya seperti itu. Kita berharap secepatnya, Oktober ini lah ada pengangkatan,” tegasnya.

“Ya, kita ini kan sama saja kayak teman-teman yang lebih dulu diangkat. Persyaratan lengkap, tidak ada beda. Ini kenapa sampai sekarang sisa honorer ini belum juga diangkat CPNS,” cetusnya.

Menurutnya tidak ada alasan bagi BKN untuk tidak mengangkat 359 honorer K1 Banten. Hal itu karena sebelumnya sekitar 300 honorer lainnya sudah diangkat lebih dulu pada 2014. (herman/dbs)

Disarankan
Click To Comments