Buka IMSO Kota Tangerang, Jokowi Sebut Matematika dan Sains Kerangka Inovasi

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo membuka pergelaran International Mathematics and Science Olympiade (IMSO) ke XIII, Rabu (9/11) di Hotel Allium, Cipondoh, Kota Tangerang. Ia menyebutkan bahwa pendalaman Matematika penting bagi perkembangan jaman.

Dalam sambutannya, Presiden mengatakan bahwa Matematika dan Sains adalah sebuah kerangka utama bagi kemajuan inovasi. Sehingga, semakin banyak orang yang mampu menguasai ilmu matematika dan sains dapat memberikan kontribusi yang tinggi untuk kemajuan bangsa.

“Meskipun ini adalah sebuah kompetisi, tetapi sportifitas harus tetap dijaga, agar setelah kegiatan ini akan menambah persaudaraan diantara peserta,” ucap Presiden.

Selain itu, Jokowi mengatakan bahwa meski pergelaran ini merupakan kompetisi, namun yang terpenting adalah berbagi ilmu antar peserta.

“Yang terpenting adalah berbagi pengetahuan antar peserta, jangan hanya pintar untuk diri sendiri namun harus bertukar pengetahuan antar peserta delegasi,” ujarnya.

Jokowi berharap kegiatan ini dapat menjadi ajang untuk meningkatkan pengetahun serta memperkuat rasa percaya diri.

“Jadikan ajang ini untuk meningkatkan pengetahuan serta memperkuat rasa percaya diri, semangat berbagi ilmu antar delegasi,” katanya menjelaskan.

Sementara itu, Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah memohon doa dari masyarakat Kota Tangerang agar kegiatan ini dapat berjalan sesuai rencana.

“Mudah mudahan ke enam delegasi dari Kota Tangerang bisa berprestasi dalam IMSO 2016,” harapnya.

Untuk diketahui sebanyak 431 peserta yang berasal dari 22 Negara mengikuti International Mathematics and Science Olympiade (IMSO) 2016 yang ke-13, kegiatan yang dilaksanakan pada 9-13 November tersebut bertempat di Hotel Allium, Kota Tangerang, Indonesia.

Sebanyak 800 orang tamu undangan yang terdiri dari peserta, tema leader, deputi leader serta observer akan mengikuti kegiatan ini.

“Terpilihnya Kota Tangerang sebagai tuan rumah penyelenggaraan IMSO 2016 berdasarkan hasil keputusan Executive Board Commite yang diputuskan pada tahun 2015 lalu di Thailand,” ujar Raden Ridwan Hasan Saputra, Ketua Penyelenggara IMSO 2016.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang, Abduh Surahman mengatakan bahwa IMSO bukan hanya untuk menguji kemampuan para pelajar pintar di berbagai negara. Tetapi juga sebagai sarana untuk berbagi pengalaman dan pertukaran budaya serta menjalin persahabatan.

“Sebab dengan adanya IMSO ini para pelajar di berbagai negara akan menampilkan kesenian yang berasal dari negaranya, serta tentunya akan bertukar pengetahuan dari masing-masing peserta,” tukasnya. (adv)

Disarankan
Click To Comments