Makanan Pedas Bakal Jadi Tren Diet 2017, Ini Alasannya

PenaMerdeka – Bagi penggemar makanan rasa pedas, ini bisa menjadi kabar menyenangkan. Lantaran makanan pedas ini, menurut pengamat kuliner, bakal jadi salah satu tren diet yang populer di tahun 2017 mendatang. Sensasi makanan yang membakar tubuh dan berkeringat akan dirasakan oleh penikmatnya.

Terdapat banyak manfaat yang tersimpan dibalik rasa menyenangkan saat makan dengan makanan pedas, selain itu juga dapat membantu membakar kalori cukup banyak.

Menurut laman resmi HuffPost, Canada, Jika seseorang makan lada, maka kandungan senyawa pada lada tersebut akan mempercepat kemampuan tubuh untuk membakar lemak 8 persen lebih banyak, selasa (27/12).

Selain itu, untuk otak, makanan pedas seperti paprika dapat mengirimkan sinyal yang mampu membuat saraf di otak dapat merasakan sensasi kebahagiaan tersendiri.

Menurut studi analisa diet global, risiko terkena serangan jantungnya lebih kecil terhadap orang yang lebih banyak makan makanan mengandung rempah-rempah. Oleh karena itu, bila seseorang melakukan diet dengan konsumsi makanan didalamnya terdapat rempah-rempah yang banyak, maka akan meningkatkan kesehatan bagi jantung.

Tak hanya itu, alasan lain makanan ini baik untuk menu diet lantaran makanan dengan rasa pedas mempunyai kemampuan untuk menghilangkan Kolesterol jahat (efek low-density lipoprotein) sekaligus meredakan peradangan juga.

Sementara itu, dalam penelitian berbeda yang dilakukan di Inggris, mengungkapkan, makanan pedas bekerja selaku agen untuk melumpuhkan kanker. Melalui uji klinis, sel-sel jahat yang yang berdiam di pankreas dan paru-paru akan bisa mati oleh senyawa dari makanan rasa pedas.

Orang yang mengkonsumsi makanan rasa pedas sebanyak enam hingga tujuh kali dalam satu minggu 14 persen lebih rendah mengalami risiko kematian dini, ungkap sebuah studi pada tahun 2015 yang diterbitkan British Medical Journal. (agus/dbs)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.