Basori Penyandang Disabilitas Tetap Nyoblos di TPS PSU Kota Tangerang

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka –Basori (50) warga Rt 01/11, Kelurahan Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang merupakan seorang penyandang disabilitas yang didatangi petugas KPPS TPS PSU Kota Tangerang karena tidak dapat hadir ke tempat pencobolosan.

Pasalnya, di edisi pencoblosan Pilkada Banten pada Rabu (15/2/2017) lalu ia sedang menjalani proses operasi amputasi sehingga tidak dapat memberikan hak pilihnya. Basori meminta pada adiknya agar petugas KPPS yang berjaga di TPS PSU Kota Tangerang datang ke rumahnya.

Dikabarkan proses operasi amputasi pada dibagian kakinya memang berbarengan dengan proses pencoblosan suara dalam Pilkada Banten saat itu. Namun dalam PSU di Kota Tangerang yang di laksanakan pada (25/02/2017) Basori pemilih penyandang disabilitas dapat memberikan hak suaranya.

“Saya mencoblos pukul 09:00 WIB, ada petugas dari TPS PSU yang datang kerumah saya. Setelah melakukan pencoblosan pasca operasi saya harus chek-up ke rumah sakit,” kata Basori bersemangat saat dikunjungi PenaMerdeka.com, Sabtu (25/2).

Ia beralasan walaupun saat ini dirinya seorang penyandang disabilitas, untuk melakukan pencoblosan di pemilihan kepala daerah ini merupakan tanggung jawabnya sebagai warga Negara untuk menggunakan hak suaranya.

“Sayang jika kesempatan yang datang hanya satu kali dalam 5 tahun ini disia-siakan. Apalagi pada saat hari pencoblosan yang pertama (15/2/2017) saya tidak bisa memberikan hak suara. Karena pada bagian kaki saya sedang dilakukan operasi amputasi,” ujar Basori.

Sementara itu, Budiarti (40) yang merupakan adik dari Basori menjelaskan, pencoblosan yang dilakukan oleh kakaknya itu merupakan permintaannya sendiri. Menurut Budiarti meniru ucapan Basori, sayang kalau 1 hak suara yang dikantonginya tidak digunakan lantaran menjadi sia-sia.

Dan dirinya mengaku langsung bergegas ke lokasi TPS PSU yang kebetulan tidak jauh dari kediamannya untuk menyampaikan permintaan kakaknya kepada petugas KPPS di TPS 15 dimana Basori saat ini telah menjadi penyandang disabilitas harus memberikan hak pilihnya. (yuyu)

Disarankan
Click To Comments