PMI Banten Ajak UTD Duduk Bareng Pantau Stok Darah

KOTA SERANG,PenaMerdeka – Palang Merah Indonesia (PMI) Povinsi Banten melakukan rapat koordinasi kepada Unit Tranfusi Darah (UTD) se-kota dan kabupaten di Provinsi Banten, memantau dan ketersediaan stok darah.

Rapat dilaksanakan di Gedung PMI Provinsi Banten, Kota Serang, Jum’at (7/4/2017) kemarin. Ratu Tatu Chasanah, Ketua PMI Provinsi Banten menyebut rapat rutin yang dilakukan pihaknya untuk memantau ketersediaan darah di Unit Transfusi Darah kota dan kabupaten.

Dalam rapat koordinasi PMI Provinsi Banten akan mengawal UTD Kota Serang yang sampai saat ini belum berjalan, sedangkan di Tangerang Selatan dikatakannya baru saja terbentuk.

“Pelayanan darah ini tidak harus berkotak-kotak, artinya tidak jalan sendiri-sendiri, jadi harus saling membantu soal ketersediaan stok darah nya. Tetapi Alhamdulillah dari tujuh UTD sudah memiliki jejaring koneksi dengan yang lain,” kata Ratu Tatu.

Ia menerangkan kalau UTD di Kabupaten Lebak stok darahnya kurang akan dibantu dari unit lainnya, makanya jika UTD duduk bareng tidak terlihat berjalan sendiri. “Yang kita inginkan kekompakan, saya juga tadi sudah menginvetarisir kendala yang ada di kabupaten dan kota,” ucapnya.

Kata Ratu Tatu menjelaskan, kedepan aka nada audiensi dari PMI Provinsi ke Kabupaten dan Kota. Jadi permasalahan penyediaan darah menjadi tanggung jawab PMI dan Pemerintah.

Soal stok di PMI Provinsi Banten, Tatu menyebutkan dana dari APBD dari Provinsi maupun kabupaten kota sangat membantu untuk operasioal UTD yang sudah terbentuk.

“Kita harus menekan biaya yang dikeluarkan dari masyarakat langsung. Maka itu harus di back-up APBD. Jika kebutuhan darah masyarakat harus kita mintai memurut saya sangat disayangkan,” kata Ratu Tatu.

Berkaitan dengan stok darah di Provinsi Banten, Tatu menjelaskan, saat ini sangat aman dan tidak ada kendala.

“Kalau bisa setiap desa harus memiliki stok cadangan dari para pendonor. Darah itu kan tidak ada pabriknya. Dari PMI sendiri peran serta masyarakat harus lebih ditingkatkan,” ucapnya.

Lebih jauh tandas Tatu, saat tidak ada golongan stok darah yang dianggap sulit, stok di PMI Banten aman dan golongan darah ada semua, masih bisa tercover, karena komunikasi dengan UTD juga sangat baik. (deden)

 

Disarankan
Click To Comments