Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Kejari Tangerang Klaim Sudah Kantongi Calon Tersangka Kasus BPBD

0 66

KOTA TANGERANG, Pena Merdeka – Penyidikan kasus dugaan pungli penerbitan surat layak fungsi (PSLF) di BPBD Kota Tangerang progres perkaranya mengalami kemajuan. Sebab Kejaksaan Negeri Tangerang menyebut sudah mengantongi sejumlah nama calon tersangka kasus BPBD tersebut.

Bakal munculnya gambaran sejumlah nama calon tersangka karena selama ini pihak Kejari Tangerang sudah melakukan pemeriksaan alat bukti dan keterangan para saksi yang telah dipanggil juga.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Tangerang, Tengku Firdaus mengatakan, bahwa pihaknya sudah ada gambaran yang mengarah ke calon tersangka kasus BPBD.

“Sudah ada namanya, jadi kami tinggal menyatukan puzzle puzzle untuk menguatkan alat bukti kita,”ungkapnya, Rabu(19/4).

Lanjut Firdaus, dari keterangan saksi dan alat bukti yaitu surat, menurutnya masih belum cukup, karena ini masalah objek pra peradilan dan membutuhkan waktu. Semua saksi sudah dipanggil, namun kata dia pihaknya masih akan bisa memanggil kembali jika keterangannya diperlukan.

“Jangan sampai nanti pada saat penetapan tersangka ada gugatan pra peradilan, karena alat bukti yang kami miliki bisa dipentalkan dan itu yang kami hindari. Kendati sudah ada nama calon tersangka kasus BPBD,” ujarnya.

Tambahnya bahwa kasus pungli di BPBD Kota Tangerang ini masih terus berjalan dan ia mengaku selama menanganinya tidak ada intervensi dari pihak manapun. “Kita profesional aja dan on the track juga, kami tidak mengada-ada dan tidak mencari-cari,”tukasnya.

Ditegaskan Firdaus lagi, bahwa pihaknya sangat hati-hati sekali dalam penanganan kasus dugaan pungli ini. Jangan sampai ada celah yang menurutnya bisa menjadi blunder ketika menetapkan nama tersangka.

“Kami sangat hati hati dan kami berusaha supaya tidak ada celah sedikitpun,” pungkasnya.

Namun diluar persoalan bakal calon tersangka kasus BPBD ini terkait dengan total nilai kerugian dan dana yang berhasil dikumpulkan dari pemilik gedung yang dimintai pungutan sertifikat layak fungsi , sebelumnya menurut Firdaus sampai saat ini belum bisa dibebekarnya karena masih dalam proses.

Sementara itu, Dadi Budaeri Sekda Kota Tangerang ketika dikonfirmasi soal bakal sangsi yang akan dijatuhkan kepada oknum tersebut pihaknya menunggu kabar hasil proses hukum yang sedang ditangani Kejari Tangerang.

“Kami hormati proses hukum yang sedang dilakukan Kejari. Jangan ikut campur karena wilayahnya berbeda,” kata Sekda. (herman)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan
Loading...