Jazuli Abdillah Selamat Idul Fitri

Kasus Netralitas Pilkada Banten, Ranta dan Opar Mangkir Dipanggil KASN

BANTEN,PenaMerdeka – Pemanggilan kepada Sekretraris Daerah dan Plt Kepala BKD Provinsi Banten oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk pemeriksaan kasus netralitas Pilkada Banten 2017 ternyata diwakilkan pejabat lain di lingkup Pemprov.

Ranta Suharta selaku Sekretaris Daerah (Sekda) dan Plt kepala BKD Banten, Opar Sochari disebutkan mangkir dari panggilan KASN untuk dimintai keterangan terkait dugaan pelanggaran Pilkada oleh sejumlah pejabat karena terang-terangan mendukung kepada salah satu pasangan calon.

Dalam surat pemanggilan tanggal 2 Mei 2017 itu, KASN meminta agar kehadiran 2 pejabat Pemprov tersebut tidak diwakilkan.

Undangan yang sedianya dihadiri oleh Sekda dan Plt Kepala BKD untuk mengklarifikasi kasus netralitas Pilkada Banten tersebut malah dihadiri oleh Asisten Daerah (Asda) III, Syamsir.

“Iya diwakili sama pak Asda III, saya hanya mendampingi saja, takut ada apa-apa,” kata, Herry Purnomo, Kabid Pengembangan BKD Banten, seperti dilansir poros.id di Kantor Komisi ASN, di Jalan MT Haryono, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (5/5).

Diberitakan sebelumnya bahwa KASN akan memeriksa Sekda Ranta Suharta dan Plt Kepala BKD Provinsi Banten Opar Sochari, Jumat 5 Mei 2017 pukul 10.00 WIB, di kantor KASN.

Adanya kasus netralitas Pilkada Banten ini karena buntut adanya laporan rekomendasi dari Bawaslu Banten ke KASN. Dalam surat pemanggilan itu ditandatangani langsung oleh Ketua KASN, Sofian Effendi pada tanggal 2 Mei 2017. (RA)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Disarankan