Pemkab Bekasi Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

Perang Suriah, FLDSK Banten Desak Pemerintah Jamin Keselamatan Sipil

0

perang suriah konflik

BANTEN,PenaMerdeka – Konflik perang Suriah saat ini disebutkan sudah mengarah kepada tindak kekerasan, pengusiran, pembunuhan massal dan disinyalir kuat bahkan menggunakan senjata kimia terhadap warga sipil.

Konflik di Suriah dibawah pemerintahan Bashar al As Assad sebelumnya memang sudah mendapat kecaman dari warga Internasional termasuk dari Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FLDSK) Banten.

“FLDSK Provinsi Banten terus mendesak kepada pemerintah Indonesia supaya berperan aktif setidaknya untuk menjamin keselematan warga sipil korban perang Suriah,” kata Kunto Yudho Saputra, Ketua Umum Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Asy Syukriah dalam konpresnya kepada wartawan, Minggu (7/5/2017) kemarin.

Menurutnya Indonesia harus berperan aktif mendorong negara – negara anggota kerjasama Islam dan termasuk kepada dewan keamanan PBB supaya militer Suriah segera menghentikan tindakan tersebut.

“Kejahatan perang Suriah terhadap manusia tentunya sangat tidak bisa diterima oleh seluruh masyarakat Indonesia dan Komunitas Internasional,” terangnya.

Maka itu kata Kunto, pemerintahan Jokowi-JK juga dapat bekerjasama dengan masyarakat internasional untuk menjamin warga sipil yang berada di Suriah.

“Perlindungan terhadap keselamatan dan keamanan warga sipil korban perang Suriah itu harus menjadi prioritas semua pihak yang bekerja di daerah Konflik bersenjata,” katanya.

Sementara itu terkait konflik yang terjadi di timur tengah, Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) wilayah Banten pada tahun 2017 ini menargetkan penggalangan dana sebesar Rp 5 miliar.

Dana yang akan disumbangkan untuk warga Palestina korban konflik berkepanjangan dengan Israel tersebut saat ini sudah terkumpul sebesar Rp 3 miliar.

“Diluar kebutuhan pengungsi korban perang Suriah, untuk Palestina sendiri kebutuhan tersebut bisa mencapai $ AS 300 juta dalam 1 tahun. Persentasinya sekitar 1 % saja kita dapat menumbangkan bagi saudara-saudara kita di Palestina sana,” ucap Amrozi M. Rais, Ketua KNRP Provinsi Banten kepada PenaMerdeka.com, Minggu (7/5).

Kata Amrozi, pada tahun 2016 lalu kita menyumbangkan sekitar Rp 3 miliar. Dan sekarang memasuki bulan ke 5 untuk tahun 2017 sudah terkumpul dana sekitar Rp 3 miliar.

Selain menyumbangkan bentuk dana KNRP juga memberikan bantuan logistik seperti pakaian dan juga sembako. Begitu juga kata Amrozi bahwa pihaknya juga pada tahun lalu telah menyumbangkan hasil penggalangan dana untuk korban perang Suriah.

“Untuk para donatur sendiri ada sejumlah upaya misalkan dengan kelompok mahasiswa yakni Lembaga Dakwah Kampus (LDK) dan sekolah negeri serta boarding school di Banten. Sudah tercatat 31 kampus dan 23 sekolah di Banten yang aktif menggalang bantuan bagi warga Palestina,” ucap Amrozi. (RA)

PDAM Tirta Benteng

Tinggalkan pesan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

ante. consectetur adipiscing Donec tristique justo elit. elementum diam dolor. pulvinar