Zulfikar Demokrat

Peralihan Dikmen, Endah Resmiati : Saya Gak Pusing, Fokus Saja Sebagai Guru

Undang undang Nomor 23 Tahun 2014 mengatur tentang peralihan Pendidikan Menengah (Dikmen), yakni Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat pada Oktober 2016 secara resmi akan dikelola oleh Dinas Pendidikan Pemerintah Provinsi.

Sejumlah tenaga pendidik sempat merasa khawatir karena pengelolaan yang sebelumnya di pegang oleh Dinas Pendidikan di tingkat Kabupaten dan Kota tidak sama dengan kebijakan Pemerintah Provinsi.

Dari informasi yang berhasil dihimpun mereka beralasan, kedepan kebijakan Pemrov terkait sistem dan pengelolaan serta anggaran insentif yang biasa diterima seorang guru di Kota Tangerang saja dikhawatirkan tidak sama dengan dengan Dindik Pemrov Banten.

Menurut Endah Resmiati, Kepala SMKN 3 Kota Tangerang, bahwa sebagai tenaga pendidik sejatinya tupoksinya adalah mencerdaskan siswa. Semestinya kita memang tidak terlalu berpengaruh terhadap keputusan pusat tersebut. Jika kita dalam hal ini terlalu idealis maka ada kemungkinan kita akan stag tidak maju maju.

“Saya pribadi tidak khawatir dan tidak mau pusing lantaran untuk hal seperti itu (peralihan dikmen, red) kan sudah ada yang ngurusin. Sudah ada bagiannya. Apa yang diperintahkan dari ketentuan tersebut yaa saya kerjakan,” ujarnya menegaskan.

Ia beralasan karena UU itu memang pasti akan berjalan, katanya kembali menegaskan kepada penamerdeka.com, Selasa (28/3).

Menurutnya rutinitas kita sebagai guru kewajibannya adalah bagaimana para siswa tetap konsisten belajar. Dan karena menjabat sebagai Kepala Sekolah upayanya agar para guru bisa hadir setiap hari.

“Tidak lain supaya siswa selalu mengikuti proses belajar dan mereka diharapkan bisa kompetitif di pasar global, berguna bagi masyarakat merupakan hal yang sangat luar biasa bagi saya,” kata Endah menjelaskan. (ceng)

kanal partai gerindra
Baca Berita Lainnya
Puji Rahman Hakim Perindo

Komentar telah ditutup.

lectus sem, mattis quis, libero Nullam elit. dolor id, elit. at