Soal Pengembangan Kasus SLF, Penyidik Geledah Kantor BPBD Kota Tangerang

by 2017-05-16 0 comments

KOTA TANGERANG,PenaMerdeka – Penyidik Kejaksaan Negeri (Kajari) Tangerang menggledah kantor BPBD Kota Tangerang, penggeledahan ini terkait dengan kasus yang sedang berkembang saat ini yakni adanya dugaan pungli yang dilakukan oleh sejumlah oknum pejabat BPBD tersebut.

Tim penyidik kejaksaan tiba dilokasi sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung membongkar semua isi lemari yang ada diruangan untuk melengkapi data-data kasus pungli penerbitan Sertifikasi Layak Fungsi (SLF) pada bangunan dan gedung.

“Kita sudah mengajukan permohonan penggeledahan untuk melengkapi bukti-bukti yang kami butuhkan,” ujar Tengku Firdaus Kasipidsus Kajari Tangerang kepada Wartawan, Senin (15/5) kemarin.

Menurutnya, penggeledahan itu untuk mendapatkan alat bukti lain yang dibutuhkan. Karena Kejari ketika melakukan tahapan proses pemanggilan terhadap beberapa saksi belum didapatkan bukti bukti lain.

“Oleh karenanya hari ini kami lakukan upaya penggeledahan di kantor BPBD ini,” ungkapnya.

Baca juga:  Mabes Polri Nyatakan P21, Massa Minta Kejaksaan Tahan Tersangka Kasus Pemalsuan Akte Tanah

Dirinya juga menjelaskan, setelah mendapatkan alat bukti ini pihaknya akan melakukan evaluasi apakah alat bukti yang diambil ini sudah cukup atau belum untuk melengkapi alat bukti yang didapatkan dari saksi-saksi.

“Kalau memang setelah dilakukan evaluasi kami masih kekurangan alat tersebut, tentunya kami akan kembali mengambil data yang dibutuhkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, penggeledahan yang dilakukan ke kantor BPBD ini masih menyangkut terkait pungutan liar yang dilakukan oleh salah satu pejabatnya.

“Ini masih berkaitan soal pungli mas, jadi mereka (oknum pejabat) telah memungut biaya penerbitan SLF tanpa ada payung hukumnya,” pungkasnya. (herman)

Bagikan Artikel ini

Komentari Berita Ini

Tidak ada komentar

Melompat ke kolom komentar

Belum ada komentar!

Anda dapat menjadi orang pertama yang menulis komentar.

Your data will be safe!Your e-mail address will not be published. Also other data will not be shared with third person.