Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kota Tangerang Pemilu 2019

Spekulan Tanah Potensi Bakal Ganjal Program Rumah Murah

0 39

Program Rumah Murah
JAKARTA,PenaMerdeka – Soal rencana pemerintah membangun 4 juta unit program rumah murah hingga 2019 dinilai bakal sulit terealisasi kalau pemerintah tidak melakukan pendekatan kebijakan yang tidak berubah terhadap spekulan tanah.

Pasalnya jika tanpa ada kendali dan kontrol dari pemerintah kepada spekulan, harga tanah dipastikan akan melambung tinggi. Selain membebani pengembang, ujungnya menyulitkan konsumen kelas bawah.

Akhirnya dikhawatirkan program rumah murah potensinya bisa berantakan. Belum lagi program itu juga diprediksi berbenturan dengan sejumlah proyek infrastruktur yang tengah dikebut. Dana yang disediakan bisa makin menciut.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono pada Sabtu (12/8/2017) menargetkan membangun sebanyak 4 juta unit rumah murah hingga 2019 yang diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan anggaran Rp72 triliun.

Menurut Basuki, target 4 juta rumah murah itu ditetapkan dengan mengacu pesatnya progres pembangunan rumah murah hingga tahun ini. Program itu sekaligus mengatasi backlog yang telah mencapai 11,6 juta rumah.

Namun kata Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda dalam rilisnya kepada PenaMerdeka.com, Selasa (15/8) berbarengan dengan adanya pembangunan infrastruktur dan apalagi kalau tanpa perencanaan wilayah yang jelas akan mendongrak nilai harga jual tanah yang berefek langsung kepada program rumah murah itu.

“Pemerintah harus memikirkan bagaimana pengendalian tanah bisa berjalan. Perlu dibentuk adanya pengendalian harga tanah, agar semua bisa terealisasi,” tegasnya.

Ali mengingatkan, dari sisi anggaran, program semakin berat di tengah fokus pemerintah yang lebih menggeber program maritim dan didorongnya proyek infrastruktur.

Terbukti, anggaran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari semula dari Rp9,7 triliun dipangkas menjadi Rp3,1 triliun.

“Kami ingatkan betul bahwa saat ini dana tersebut tidak akan cukup dengan rencana pemerintah untuk membangun program rumah murah,” ujar Ali.

Untuk itu, pemerintah perlu segera merealisasikan pembentukan bank tanah sebagai upaya untuk menjamin kelangsungan program untuk rumah murah. Kenaikan harga properti yang luar biasa menyisakan kekhawatiran laju kenaikan harga tanah yang semakin tinggi sehingga pasokan lahan untuk rumah rakyat semakin terpinggirkan.

Di sisi lain, untuk melaksanakan public housing, sebaiknya pemerintah mengambil peran utama. Swasta bisa diberi peran, namun tidak dominan karena dikhawatirkan motif bisnis selalu diutamakan.

Pemerintah pun, dalam meminimalkan backlog, bisa melihat berbagai terobosan-terobosan inovatif di sektor properti dalam program rumah murah. Ada banyak model teknologi baru yang bisa diadopsi. Seperti rumah kayu dengan teknologi tinggi, tahan gempa, anti air, dan dari sisi harga jauh lebih murah.

Ini artinya, solusi yang tepat dan memadai tidak hanya mencakup penyediaan sejumlah rumah berkualitas terjangkau, namun juga keberlanjutan jangka panjang dengan cara yang ramah lingkungan.

Sistem bangunan yang menggunakan bahan bangunan kayu rekayasa tahan api dinilai dapat memenuhi kebutuhan program rumah murah juga yang nantinya sejalan dengan dasar ramah lingkungan, hemat biaya dan efisien. (deden)

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Loading...